Umur Nabi Daud Ditulis di Lauhulmahfuz 60 Tahun tapi Wafat di Usia 100 Tahun, Ini Sebabnya

Diposting pada

Daftar Isi

Alhamdulillah’, dia memuji Allah dengan izin-Nya.

Maka Tuhannya berfirman kepadanya, “Semoga Allah merahmatimu, wahai Adam. Pergilah kepada para Malaikat itu, sebagian mereka yang sedang duduk. Katakanlah, ‘Assalamu’alaikum’.”

Mereka menjawab, ‘Wa alaikas salamu warahmatihi’. Lalu Adam kembali kepada Tuhannya, dan Dia berfirman, “Sesungguhnya itu adalah penghormatanmu dan penghormatan anak-anakmu di antara mereka.”

Lalu Allah berfirman kepada Adam, sementara kedua tangan-Nya mengepal, “Pilih satu dari keduanya yang kamu kehendaki.”

Adam menjawab, “Aku memilih tangan kanan Tuhanku dan kedua tangan Tuhanku adalah kanan yang penuh berkah.” Kemudian Allah membukanya. Ternyata di dalamnya terdapat Adam dan anak cucunya. Adam bertanya, “Ya Rabbi, siapa mereka?”

Allah menjawab, “Mereka adalah anak cucumu.”

Ternyata umur semua manusia tertulis di antara kedua matanya. Di antara mereka terdapat seorang laki-laki yang paling cerah cahayanya atau termasuk yang paling terang cahayanya. Adam bertanya, “Ya Rabbi, siapa ini?”

Allah menjawab, “Ini adalah anakmu Daud dan Aku telah menulis umurnya empat puluh tahun.”

Adam berkata, “Ya Rabbi, tambahkan umurnya.”

Allah berfirman, “Itu yang telah Aku tuliskan untuknya.”

Adam berkata, “Ya Rabbi, aku memberikan umurku 60 tahun kepadanya.”

Allah berfirman, “Itu urusanmu.”

Nabi SAW bersabda, “Lalu Adam diminta tinggal di surga sekehendak Allah, kemudian dia diturunkan darinya. Maka Adam menghitung sendiri umurnya. Manakala Malaikat maut datang, Adam berkata kepadanya, ‘Kamu telah tergesa-gesa. Aku telah diberi umur seribu tahun.’

BACA JUGA:  Kisah Nabi Daud: Berhasil Menaklukkan Jalut Hanya Dengan Batu dan Pelontarnya

Malaikat menjawab, ’Tidak, tetapi kamu telah memberikan 60 tahun umurmu kepada anakmu Daud.’

Lalu Adam mengingkari, maka anak cucunya mengingkari. Adam lupa, maka anak cucunya lupa. Dia berkata, ’Sejak saat itu diperintahkan untuk menulis dan saksi-saksi.”

Turmidzi berkata, “Ini adalah hadis hasan gharib dari jalan ini. Ia telah diriwayatkan bukan dari satu jalan dari Abu Hurairah dari Nabi SAW dari riwayat Zaid bin Aslam dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi SAW.

Hadis ini diriwayatkan oleh Turmidzi dalam Sunan-nya dalam Kitab Tafsir, bab dari surat Al-A’raf, 4/267. Lihat Shahih Sunan Turmidzi, 3/52, no. 3282. Hadis kedua diriwayatkan oleh Turmidzi di dalam Kitab Tafsir, bab dari surat Muawwidzatain, 4/453. Lihat Shahih Sunan Tirmidzi, 3/137, no. 3607.

Tentang usia, menurut Syaikh Umar Sulaiman, riwayat pertama lebih sahih. “Adam merasa umur Daud pendek, dia pun memohon kepada Allah agar menambah umur Daud. Allah menyatakan bahwa itulah umur yang ditetapkan untuk Daud. Lalu Adam memberikan sebagian umurnya kepada Daud untuk menggenapinya menjadi seratus,” ujarnya.