Syeh Ahmad Badawi

THORIQOH TIJANIYAH, SYEH AHMAD TIJANI

Diposting pada

Daftar Isi

Thoriqoh Tijaniyah didirikan oleh Syaikh Ahmad bin Muhammad al-Tijani yang lahir di ‘Ain Madi, Al-Jazair Selatan, dan meninggal di Fez, Maroko, dalam usia 80 tahun.

Syeikh Ahmad Tijani di yakini oleh kaum Tijaniyah sebagai wali agung yang memiliki derajat tertinggi, dan memiliki banyak karomah, karena didukung oleh faktor genealogis, tradisi keluarga, dan proses penempaan dirinya.

Salah satu karomah Syeh Ahmad Tijani adalah 300 RAJA JIN BERGURU PADA WALI INI

Thariqoh Tijaniyah memiliki aturan-aturan yang haruis di tegakkan oleh setiap pengamal thoriqoh tersebut.

Aturan-aturan dalam thariqoh Tijaniyah terdiri dari syarat-syarat dan tatakrama terhadap guru, sesama islam, dan terhadap dirinya sendiri.

Thariqoh Tijaniyah masuk ke Indonesia tidak di ketahui secara pasti, tapi ada dua fenomena yang menunjukkan gerakan awal thariqoh Tijaniyah, yaitu kehadiran Syaikh Ali bin Abdullah ath-Thoyyib dan adanya pengajaran thariqoh Tijaniyah di pesantren Buntet, Cirebon.

BACA JUGA:  Syekh Ahmad Rifai Sang Wali Qutub

Dewasa ini, thoriqoh Tijaniyah tersebar di seluruh Indonesia, namun yang paling banyak berada di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Basis jamaah thoriqoh Tijaniyah ada di tiap-tiap daerah. Cirebon dan Garut sebagai basis wilayah Jawa Barat, Brebes dan Pekalongan sebagai basis wilayah Jawa Tengah, sementara Surabaya, Probolinggo dan Madura sebagai basis wilayah Jawa Timur.