Tag: wali

Wali Paidi, Sandal Berdzikir

Permalink to Wali Paidi, Sandal Berdzikir
Wali Paidi tidak tahu apa yang dialaminya saat ini. Dia sering mendengar benda-benda yang berada di sekitarnya berdzikir. Mulai sapu lidi yang biasa dipergunakan, sandal para santri yang ditatanya, semuanya berdzikir. Sampai suatu pagi, Wali Paidi dipanggil mbah romo kiai, dan seperti biasanya, beliau menemuinya di teras ndalem, didampingi kopi plus rokok kretek kesayangannya. “Nak,

Inilah Tugas dan Tingkatan Wali Qutub

Permalink to Inilah Tugas dan Tingkatan Wali Qutub
secara ringkat tingkatan aulia qutb terbagi 3 pertama adalah qutb wilayah yaitu aulia yang menjadi pemimpin di suatu wilayah tertentu misal qutb wilayah jakarta, qutb wilayah jawa, qutb wilayah kalimantan, dll kedua adalah qutb zaman yaitu aulia yang menjadi pemimpin para qutb wilayah ketiga adalah qutb aulia yaitu yang menjadi pemimpin semua aulia

Tingkatan Maqom Wali Allah Swt

Permalink to Tingkatan Maqom Wali Allah Swt
Wali Allah memiliki tingkatan atau maqom yang berbeda-beda. Berikut  Tingkatan Maqom Wali atau Aulia Allah dari kitab Jami’u Karomatil Aulia: 1. Wali Qutub:  dalam waktu 1 abad hanya 1 Orang yang berada dalam maqom ini 2. Maqom Aimmah:  dalam kurun waktu  1 Abad hanya ada 2 orang wali 3. Maqom Autad:  dalam 1 Abad 4 Orang wali, mereka berada

Ibnu Arabi, Sufi Pemikir Besar dari Spanyol

Permalink to Ibnu Arabi, Sufi Pemikir Besar dari Spanyol
Ibnu Arabi, yang  nama lengkapnya Abu Bakr Muhammad ibn ‘Ali ibn Ahmad ibn ‘Abdullah al-Tha’i al-Hatimi, lahir di Murcia Andalusia Tenggara, Spanyol, yang pada tahun 560 H adalah wilayah Islam, meninggal di hijaz tahun 638 H. beliau digelari al-Syaikh al-akbar. Ibn Arabi adalah pemikir besar Islam, karyanya yang terkenal adalah al-Futuhat al-Makiyyah, Fushush al-Hikam, Turjuman

Kyai Hamid, Ambil Sandalmu di Makkah Ya..

Permalink to Kyai Hamid, Ambil Sandalmu di Makkah Ya..
Ketika menunaikan haji, waktu umroh, tiba tiba ada orang memanggilnya yang ternyata adalah Kiai Hamid. “Ini lho sandal sampean aku kembalikan?” Ucap Yai Hamid sambil tersenyum. Keluar dari Masjid pagi itu, sandal yang akan di pake berangkat haji Yai Hamid, raib. “Ada apa Yai?” Tanya seorang jamaah melihat Yai Hamid celingukan. “Sandalku ilang” jawab beliau.

al Qusyairi, Hakekat Fana

Permalink to al Qusyairi, Hakekat Fana
al Qusyairi, Beliau wafat pada tahun 465 H,ijriyyah  Karya al-Qusyairi yang sangat Fenomenal adalah Risalah Qusyairiyyah. Dalam Kitabnya tersebut al-Qusyairi berpendapat tentang Fana’ , “Barangsiapa menyaksikan terjadinya kemampuan diluar berbagai kondisi hukum maka dikatakan bahwa dia fana’ dari apapun yang terjadi pada makhluk.”

Kisah Abu Ubaidah al Jarroh, Sahabat Nabi Yang Terpercaya

Permalink to Kisah Abu Ubaidah al Jarroh, Sahabat Nabi Yang Terpercaya
Abu Ubaidah al Jarroh, yang meninggal pada pada 18 H.  Abu Ubaidah al-Jarroh, berkata: “Betapa banyak orang yang mencuci bajunya, tapi mengotori agamanya. Dan betapa banyak orang yang memuliakan dirinya sendiri, tapi dia dalam pandangan dirinya tidak ada artinya. Maka bersegeralah kalian memperbaiki keburukan-keburukan lama dengan kebaikan-kebaikan baru. Sebab sekiranya diantara kalian ada yang berbuat

Imam Ghazali, Sufi Sunni

Ada beberapa Artikel yang membahas tentang Imam Ghazali, untuk sedikit memahami pemikiran dan meraba pengetahuan beliau yang sangat luas. Dengan begitu, arah menuju Allah adalah obat yang menyembuhkan Imam Ghozali, katanya: “Penyakit ini pun semakin merajalela. Dan hampir selama berbulan-bulan, dipaksa oleh kondisi yang ada dan bukannya berdasarkan

Abu Said al-Kharroz Pengalaman Spiritualnya Sering Ditemui Rosul

Permalink to Abu Said al-Kharroz Pengalaman Spiritualnya Sering Ditemui Rosul
Abu Said al-Kharroz, yang meninggal pada tahun 279 Hijriyyah. Beliau adalah sebagai sufi yang  banyak menaruh perhatiannya pada tingkatan-tingakatan dan keadaan-keadaan dalam perjalanan menuju Allah. Hal ini diuraikan Abu Said al-Kharroz dalam Kitab karya nya yang berjudul Thoriq ila Allah wa Kitab al-Shidq. Dalam kitab karangannya Thoriq ila Allah wa Kitab al-Shidq, Abu Said al-Kharroz menguraikan

al Ghazali Pergulatan dalam Diri Sebelum memasuki Tasawuf

Permalink to al Ghazali Pergulatan dalam Diri Sebelum memasuki Tasawuf
al Ghazali , atau Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad ibn Ahmad, beliau digelari “Hujjatul Islam” . Nama al Ghazali diambil dari pekerjaan ayahnya sebagai pemintal wol. Lahir di Thus di kawasan Khurasan tahun 450 H. al Ghazali kecil belajar fiqih pada Ahmad al-Radzkani ketika masih belia dilanjutkan belajar kepada Imam Abu Nashr al-Isma’ili di Jurjan. al

Ibnu Taymiyyah Setelah Taubat, Hakikat Wali Allah

Ibnu Taymiyyah  Nama lengkapnya adalah Taqiuddin Abu al-‘Abbas Ahmad ibn ‘Abdil Halim ibn Abdissalam ibn ‘Abdillah ibn Taymiyah al-Haran al-Hanbal. Ibnu Taymiyyah dilahirkan di kota Harran pada hari Senin 10 Rabiul Awwal tahun 661 Hijjriyah ( Islamic calendar ). Ayahnya membawanya ke Damascus pada 667 Hijjriy ketika

Abdul Wahid bin Zaid dan Calon Suami Bidadari Tercantik di Surga

Permalink to Abdul Wahid bin Zaid dan Calon Suami Bidadari Tercantik di Surga
Abdul Wahid bin Zaid, salah seorang teman Hasan al Basri, yang berasal dai Bashrah Iraq, Abdul Wahid bin Zaid meninggal pada 177 H. Abdul Wahid bin Zaid diliputi rasa takut kepada Allah, berpaling dari kelezatan duniawi, baik dalam makan maupun minum sekedarnya, ataupun dalam tindakan lain, yang tidak keluar dari batasan kezuhudan Nabi Muhammad dan

Karomah Abuya Dimyati Cidahu Padeglang

Permalink to Karomah Abuya Dimyati Cidahu Padeglang
Abuya Dimyati Atau KH Muhammad Dimyati Cidahu Pandeglang Banten adalah sosok yang kharismatis. Beliau dikenal sebagai pengamal tarekat Syadziliyah dan melahirkan banyak santri berkelas. Mbah Dim begitu orang memangilnya. Nama lengkapnya Muhammad Dimyati bin Syaikh Muhammad Amin. Dikenal sebagai ulama yang sangat kharismatik. Muridnya ribuan dan tersebar hingga mancanegara. Abuya dimyati orang Jakarta biasa menyapa,

KISAH GUS MIEK DAN TIGA PREMAN TANJUNG PRIOK

Permalink to KISAH GUS MIEK DAN TIGA PREMAN TANJUNG PRIOK
KISAH GUS MIEK DAN TIGA PREMAN TANJUNG PRIOK” Di Daerah Tanjung Priok Pada Tahun 1996. Ada 3 Orang Preman Yang Kerjaannya Cumak Memalak Setiap Kendaraan Truck Kontener Yang Hendak Masuk Pelabuhan, Setelah itu Mereka Akan Mengunakan Uang Hasil Palakanya itu Untuk bermaksiat. Pada Suatu Hari Datanglah Seorang Pria Mengenalkan Dirinya Bernama Gus Miek. Lantas Pria

KEWALIAN GUS MIEK YANG DIKETAHUI OLEH KH AHMAD SHIDDIQ

Permalink to KEWALIAN GUS MIEK YANG DIKETAHUI OLEH KH AHMAD SHIDDIQ
KEWALIAN GUS MIEK YANG DIKETAHUI OLEH KH. AHMAD SHIDDIQ DAN BERSUMBER DARI WALIYULLAH. suatu ketika, rombongan keluarga K.H. Ahmad Shiddiq yang tengah khusyuk ziarah di makam Sunan Ampel terganggu oleh kedatangan rombongan Gus Miek yang terdiri dari berbagai latar belakang sosial. Rombongan yang cukup banyak itu sedikit gaduh sehingga mengusik rombongan yang lain, termasuk rombongan

Nur Ilahi seorang Wali

Permalink to Nur Ilahi seorang Wali
Tentang Nur Ilahi seorang Wali, Imam Ghozali  menjelaskan bahwa Wali adalah benar-benar ada, dan kita harus mempercayainya, seperti kita juga percaya  tentang adanya  nabi Allah. Dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin, Imam Ghozali menegaskan. “Bahwa siapa-siapa yang membantah/mengingkari tentang adanya manusia tingkat Wali maka ia juga mengingkari adanya manusia tingkatan Nabi”.

Tokoh-Tokoh Sufi Abad ke Abad

Permalink to Tokoh-Tokoh Sufi Abad ke Abad
Fase awal perkembangan dunia tasawuf dirintis oleh Tokoh Sufi , tumbuh dari abad pertama dan kedua Hijriyah. Pada jaman ini Pula dikalangan Muslim sudah terdapat individu-individu yang lebih memusatkan dirinya pada ibadah, tidak mementingkan makanan, pakaian maupun tempat tinggal. Mereka lebih memusatkan diri pada jalur kehidupan dan tingkah laku yang asketis dan Zuhud. diantara tokoh-tokoh

Syekh Subakir, Babad Tanah Jawa

Permalink to Syekh Subakir, Babad Tanah Jawa
Syekh Subakir, sangat berjasa dalam menumbali tanah Jawa, ”Dalam legenda yang beredar di Pulau Jawa dikisahkan. Sudah beberapa kali utusan dari Negeri Arab, untuk menyebarkan Agama Islam di tanah Jawa khususnya, dan Indonesia pada umumnya tapi telah gagal. Disebabkan orang-orang Jawa pada waktu itu masih kokoh memegang kepercayaan lama. Dengan tokoh-tokoh gaibnya masih sangat menguasai

Jalaludin Rumi, Penyair Sufi

Permalink to Jalaludin Rumi, Penyair Sufi
Jalaludin Rumi (604-672 H) nama lengkapnya Jalaludin muhammad ibn Al-Balkhi al-Qunuwi, lahir di Balkh tahun 604 H. Jalaludin pada awalnya belajar pada ayahnya, lalu Jalaludin Rumi belajar pada sahabat ayahnya. Setelah Burhanuddin Muhaqqiq meninggal dunia, Jalaludin Rumi pun menggantikannya sebagai guru di kota Qunyah. Pertemuan Jalaludin Rumi dengan Shamsu Tabriz, seorang sufi Penyair dan pengelana