Tag: wali

Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah

Permalink to Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah
Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah Banyak Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah swt. Kali ini yang akan kita bahas hanya 3 orang Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah. Wali Allah adalah hamba yang memilki kedudukan atau derajat tinggi di sisi Allah, seperti yang digambarkan oleh Alquran ” Ingatlah,

Abu Dzar al Ghiffari, Tak Ada Yang Mau Menguburkan Jazadnya

Permalink to Abu Dzar al Ghiffari, Tak Ada Yang Mau Menguburkan Jazadnya
Abu Dzar al Ghiffari , yang meninggal pada 22 Hijjri yah. Pada masanya terjadi pertikaian politik, pusat pemerintahan di pindah dari Medina ke Damascus  Syria. Abu Dzar al-Ghiffari tetap tinggal di Medina,  berpegang teguh pada al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad dalam menempuh ke zuhud annya. Diriwayatkan dari al-Sya’rani, Abu Dzar al Ghiffari , ber kata:

Imam Ghozali, Latihan Rohaniah seorang Sufi

Menurut Imam Ghozali para sufilah pencari kebenaran yang paling hakiki, jalan sufi adalah paduan ilmu dengan amal, sebagai buahnya adalah moralitas. Keistimewaan para sufi tidak mungkin tercapai  hanya dengan belajar, harus dengan ketersingkapan batin, keadaan rohaniah, serta penggantian tabiat-tabiat.

al Qusyairi, Prinsip-Prinsip Tasawuf Ahlu Sunnah

Permalink to al Qusyairi, Prinsip-Prinsip Tasawuf  Ahlu Sunnah
al Qusyairi nama lengkapnya, Abdul Karim ibn Hawazin, Lahir pada tahun 376 Hijriyyah di Istiwa, Nishapur. Di Nishapur pula ia tumbuh besar dan bertemu guru nya Abu Ali al-Daqqaq, seorang sufi terkenal . Qusyairi mempelajari Fiqih kepada Abu Bakar Muhammad bin Abu Bakar al-Thusi (meninggal 405 H), serta belajar ilmu kalam dan usul fiqih kepada Abu

Walisongo Ternyata Jumlahnya Tidak Sembilan,

Walisongo Ternyata jumlahnya tidak hanya sembilan. Bila ada seorang anggota majelis WaliSongo ada yang wafat, maka posisinya digantikan oleh tokoh lainnya. Mereka satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, baik dalam ikatan darah atau karena pernikahan, maupun dalam hubungan guru-murid. Pada tahun 808 Hijrah atau 1600-an Masehi para ulama itu berangkat ke Pulau Jawa. Mereka adalah:

Kisah Syekh Sarri as Saqati dan Tuhfah Budak Yang Cantik

Permalink to Kisah Syekh Sarri as Saqati dan Tuhfah Budak Yang Cantik
as Saqati merupakan murid dari Ma’ruf al-Kurkhi, Siri as-Saqothi adalah imam masjid Baghdad, yang meninggal tahun 257 H. Siri as-Saqothi berkata, “Kekuatan paling dahsyat ialah hendaknya kau mampu mengendalikan dirimu. Dan barang siapa tidak mampu mengendalikan dirinya, niscaya dia lebih tidak mampu mengendalikan orang lain.” Dan kata as-Saqothi pula, “Aku tidak tahu hal yang lebih meluluhlantakkan

Karomah Wali Allah swt

Permalink to Karomah Wali Allah swt
Karomah Wali Allah swt “Tidak ada cara lain yang akan dilakukan oleh hambaku yang ingin bertaqorub (mendekat) kepada-Ku yang lebih Aku sukai dibandingkan dengan melakukan amalan-amalan sunnah, sehingga Aku menyayanginya. Jika Aku mencintainya maka Aku akan menjadi telinga yang dengannya ia mendengar, menjadi mata yang dengannya ia melihat , menjadi mulut yang dengannya ia berbicara,

Abu Sulaiman Darani,Tangis Cinta Seorang Sufi

Abu Sulaiman al-Darani, berasal dari Daran, Damaskus, Syria.  Yang wafat pada tahun 215 H. Abu Sulaiman al-Darani ber kata , “Tidak seorang pun bersikap asketis ( zuhud) terhadap pesona dunia ini kecuali yang ada pada kalbunya, oleh Allah, diletakkan cahaya yang membuatnya selalu terpesona oleh hal akhirat.” Dalam hal ini Abu Sulaiman al-Darani, menjadi landasan pengetahuan

Kumpulan Puisi Sufi : Fana Hulul, Kabah Qolbu, Makrifat

Permalink to Kumpulan Puisi Sufi : Fana Hulul, Kabah Qolbu, Makrifat
Kumpulan Puisi Sufi  Abu al-Mughits al-Husain bin Manshur bin Muhammad al Baidhawi Al-Hallaj Fana’ dan Hulul Duh, penganugerah bagi si pemegang karunia, Terhadap diri-Mu dan diriku begitu aku terpada, Kau buat begitu dekat diriku dengan-Mu, sehingga, Kau adalah aku, begitu kukira, Kini dalam wujud diriku menjadi sirna, Dengan-Mu aku Kau buat menjadi fana Aku yang kucinta,

Abah Anom Suralaya, Sulthonul Auliya Zaman Ini

Permalink to Abah Anom Suralaya, Sulthonul Auliya Zaman Ini
”Abah Anom Suralaya” Sayyid Muhammad Al-Maliki sebut Abah Anom Suralaya sebagai Sulthonul Auliya Fi Hazdaz Zaman. Kisah ini diambil dari majalah nuqthoh terbitan yang no 9 tanggal 26 januari 2010 M, hal 32 dengan judul “Mengenal Abah Anom melalui pandangan batinnya”KH. Dodi Firmansyah ditanya oleh almarhum Sayyid Muhammad Al-Maliki Al-Hasani Ra padasaat 40 hari menjelang

al-Harits bin As’ad al-Muhasibi, Tahapan-Tahapan Ma’rifat

al Harits bin As’ad al-Muhasibi, berasal dari Bashra yang meninggal di Baghdad tahun 243 H. Beliau di beri gelar al-Muhasibi karena  suka melangsungkan introspeksi. Harits bin As’ad al-Muhasibi mengarang berbagai kitab yang terkenal salah satu Kitab karyanya , al-Ri’ayah li Huquq al-Insan, salah satu karya Islam yang terindah tentang kehidupan batin.

Sunan Kalijaga, Dzikir

Sunan Kalijaga atau Sunan Kalijogo adalah pemimpin para Wali di tanah Jawa. Sunan Kalijogo sangat melegenda di Masyarakat Jawa. Dalam mendekatan diri kepada Allah swt, Sunan Kalijogo menggunakan dzikir sebagai sarananya. Berbagai macam bacaan dzikir beliau ajarkan kepada muridnya , begitupun cara berdzikirnya, mulai dzikir lisan, dzikir nafas , dzikir kolbu, dzikir ruh, dzikir perbuatan

Ciri Ciri Wali Allah swt

Permalink to Ciri Ciri Wali Allah swt
Wali dalam bahasa Arab berarti adalah ‘seseorang yang dipercaya’ atau ‘pelindung’, makna secara umum menjadi ‘Teman Allah’ dalam kalimat walīyu ‘llāh.  Al Qur’an menjelaskan Waliallah memiliki arti orang yang beriman dan bertakwa. “Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran pada mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Yaitu orang-orang yg beriman dan mereka selalu bertakwa.”

Kisah Malik bin Dinar Kakek Tua dan Ular Besar

Permalink to Kisah Malik bin Dinar Kakek Tua dan Ular Besar
Malik bin Dinar, yang meninggal pada 131 H. Ibn Khallikan menulis sebagai berikut:  “Malik bin Dinar adalah ilmuwan yang zuhud dan rendah hati. Dia adalah seorang yang suka merendah dan tidak mau makan kecuali dari hasil kerjanya sendiri. Dan kerjanya adalah menulis mushaf dengan upah.” Malik bin Dinar Ber kata :  ” Barang siapa menyertai

Ciri Ciri Seorang Mursyid yang Wali Allah

Permalink to Ciri Ciri Seorang Mursyid yang Wali Allah
ciri-ciri dari seorang mursyid yang wali : >Syarat lainya yang mutlak harus dimiliki seorang wali yang mursyid adalah mereka berpegang teguh pada Qu’ran dan Hadist tidak pernah meninggalkan syariah dan sunnah. Karena tak ada tariqah tanpa syariah, karena seumpama syariah adalah penerang untuk menjalani jalan tariqah agar tak tersesat dan menuju hakikat. Imam Malik, Imam

Wali Paidi, Sandal Berdzikir

Permalink to Wali Paidi, Sandal Berdzikir
Wali Paidi tidak tahu apa yang dialaminya saat ini. Dia sering mendengar benda-benda yang berada di sekitarnya berdzikir. Mulai sapu lidi yang biasa dipergunakan, sandal para santri yang ditatanya, semuanya berdzikir. Sampai suatu pagi, Wali Paidi dipanggil mbah romo kiai, dan seperti biasanya, beliau menemuinya di teras ndalem, didampingi kopi plus rokok kretek kesayangannya. “Nak,

Inilah Tugas dan Tingkatan Wali Qutub

Permalink to Inilah Tugas dan Tingkatan Wali Qutub
secara ringkat tingkatan aulia qutb terbagi 3 pertama adalah qutb wilayah yaitu aulia yang menjadi pemimpin di suatu wilayah tertentu misal qutb wilayah jakarta, qutb wilayah jawa, qutb wilayah kalimantan, dll kedua adalah qutb zaman yaitu aulia yang menjadi pemimpin para qutb wilayah ketiga adalah qutb aulia yaitu yang menjadi pemimpin semua aulia

Tingkatan Maqom Wali Allah Swt

Permalink to Tingkatan Maqom Wali Allah Swt
Wali Allah memiliki tingkatan atau maqom yang berbeda-beda. Berikut  Tingkatan Maqom Wali atau Aulia Allah dari kitab Jami’u Karomatil Aulia: 1. Wali Qutub:  dalam waktu 1 abad hanya 1 Orang yang berada dalam maqom ini 2. Maqom Aimmah:  dalam kurun waktu  1 Abad hanya ada 2 orang wali 3. Maqom Autad:  dalam 1 Abad 4 Orang wali, mereka berada

Ibnu Arabi, Sufi Pemikir Besar dari Spanyol

Permalink to Ibnu Arabi, Sufi Pemikir Besar dari Spanyol
Ibnu Arabi, yang  nama lengkapnya Abu Bakr Muhammad ibn ‘Ali ibn Ahmad ibn ‘Abdullah al-Tha’i al-Hatimi, lahir di Murcia Andalusia Tenggara, Spanyol, yang pada tahun 560 H adalah wilayah Islam, meninggal di hijaz tahun 638 H. beliau digelari al-Syaikh al-akbar. Ibn Arabi adalah pemikir besar Islam, karyanya yang terkenal adalah al-Futuhat al-Makiyyah, Fushush al-Hikam, Turjuman

Kyai Hamid, Ambil Sandalmu di Makkah Ya..

Permalink to Kyai Hamid, Ambil Sandalmu di Makkah Ya..
Ketika menunaikan haji, waktu umroh, tiba tiba ada orang memanggilnya yang ternyata adalah Kiai Hamid. “Ini lho sandal sampean aku kembalikan?” Ucap Yai Hamid sambil tersenyum. Keluar dari Masjid pagi itu, sandal yang akan di pake berangkat haji Yai Hamid, raib. “Ada apa Yai?” Tanya seorang jamaah melihat Yai Hamid celingukan. “Sandalku ilang” jawab beliau.

al Qusyairi, Hakekat Fana

Permalink to al Qusyairi, Hakekat Fana
al Qusyairi, Beliau wafat pada tahun 465 H,ijriyyah  Karya al-Qusyairi yang sangat Fenomenal adalah Risalah Qusyairiyyah. Dalam Kitabnya tersebut al-Qusyairi berpendapat tentang Fana’ , “Barangsiapa menyaksikan terjadinya kemampuan diluar berbagai kondisi hukum maka dikatakan bahwa dia fana’ dari apapun yang terjadi pada makhluk.”

Kisah Abu Ubaidah al Jarroh, Sahabat Nabi Yang Terpercaya

Permalink to Kisah Abu Ubaidah al Jarroh, Sahabat Nabi Yang Terpercaya
Abu Ubaidah al Jarroh, yang meninggal pada pada 18 H.  Abu Ubaidah al-Jarroh, berkata: “Betapa banyak orang yang mencuci bajunya, tapi mengotori agamanya. Dan betapa banyak orang yang memuliakan dirinya sendiri, tapi dia dalam pandangan dirinya tidak ada artinya. Maka bersegeralah kalian memperbaiki keburukan-keburukan lama dengan kebaikan-kebaikan baru. Sebab sekiranya diantara kalian ada yang berbuat

Imam Ghazali, Sufi Sunni

Ada beberapa Artikel yang membahas tentang Imam Ghazali, untuk sedikit memahami pemikiran dan meraba pengetahuan beliau yang sangat luas. Dengan begitu, arah menuju Allah adalah obat yang menyembuhkan Imam Ghozali, katanya: “Penyakit ini pun semakin merajalela. Dan hampir selama berbulan-bulan, dipaksa oleh kondisi yang ada dan bukannya berdasarkan

Abu Said al-Kharroz Pengalaman Spiritualnya Sering Ditemui Rosul

Permalink to Abu Said al-Kharroz Pengalaman Spiritualnya Sering Ditemui Rosul
Abu Said al-Kharroz, yang meninggal pada tahun 279 Hijriyyah. Beliau adalah sebagai sufi yang  banyak menaruh perhatiannya pada tingkatan-tingakatan dan keadaan-keadaan dalam perjalanan menuju Allah. Hal ini diuraikan Abu Said al-Kharroz dalam Kitab karya nya yang berjudul Thoriq ila Allah wa Kitab al-Shidq. Dalam kitab karangannya Thoriq ila Allah wa Kitab al-Shidq, Abu Said al-Kharroz menguraikan