Tag: wali

Maqom Rasa

Permalink to Maqom Rasa
Orang yang Alim Billah itu ialah orang yang Mengenal Dzat Allah, SifatNya dan AsmaNya, serta Afa’alNya. Allah menyertai Ilmunya dan mereka amalkan dengan tekun apa yang mereka ketahui tanpa cacat. Mustahil orang yang memusuhi Ilmu Tasawwuf, Sufi dan Tarikat mampu berbicara tentang Sufi dengan Adil dan betul, tidak ubah seperti orang yang tidak pernah berkahwin

DO’A YANG SELALU DI BACA PARA WALIYULLAH

Permalink to DO’A YANG SELALU DI BACA PARA WALIYULLAH
“DO’A YANG SELALU DI BACA PARA WALIYULLAH” Do’a ini salah satunya ada dalam kitab Nasho’ihul ‘Ibad. اللهم اغفر لامة سيدنا محمد، اللهم ارحم امة سيدنا محمد، اللهم استر امة سيدنا محمد، اللهم اجبر امة سيدنا محمد، اللهم اصلح امة سيدنا محمد، اللهم عاف امة سيدنا محمد، اللهم احفظ امة سيدنا محمد، اللهم ارحم امة سيدنا

Wali Ini Tidak Bisa Difoto

Permalink to Wali Ini Tidak Bisa Difoto
Mbah Hasan Mangli Magelang atau Syeh Hasan Askari Mbah Hasan Mangli adalah Kyai yang tidak bisa difoto, Mbah Hasan Mangli, tidak pernah pakai pengeras suara saat berceramah di depan ratusan atau ribuan jamaah bahkan ratusan ribu jamaah tapi anehnya semua jamaah bisa mendengarkan suara beliau. Mbah Hasan Mangli tidak pernah mau menerima salam tempel atau

Sunan Bonang, Makamnya Di Dua Tempat

Permalink to Sunan Bonang, Makamnya Di Dua Tempat
Sunan Bonang dilahirkan pada tahun sekitar 1465, dengan nama Raden Maulana Makdum Ibrahim. Dia adalah putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila. Bonang adalah sebuah desa di kabupaten Rembang. Sunan Bonang wafat pada tahun 1525 M, dan saat ini makam aslinya berada di Desa Bonang. Namun, yang sering diziarahi adalah makamnya di kota Tuban. Lokasi

SUMBER BAU HARUM PARA WALI

Permalink to SUMBER BAU HARUM PARA WALI
“SUMBER BAU HARUM PARA WALI” Syaikh Abu Hasan Ali Asy-Syadzili qs. memberi nasehat: “Ingatlah, semoga Allah menguatkanmu dengan cahaya bashirah dan kejernihan kalbu, sungguh Rasulullah Saw. pernah ditanya, “Siapakah para wali itu?”‘ Lalu Beliau menjawab, “Mereka adalah orang² yg jika dilihat mengingatkan kita pada Allah.” Maka, fahamilah sabda Rasulullah Saw. ini dengan bijak. “Jika dilihat

Hakikat Wali Allah

Permalink to Hakikat Wali Allah
Sesungguhnya, wali-wali Allah itu tak ada ketakutan bagi mereka, dan tidak pula bersedih hati. Mereka adalah orang-orang beriman dan senantiasa bertakwa. Bagi mereka berita gembira dalam kehidupan dunia juga akhirat (QS. 10: 63). Barangsiapa menyakiti wali-Ku, maka ia berarti menyatakan perang terhadap-Ku (Hadis Qudsi). Kewalian adalah prinsip dasar dari jalan Tasawuf. Seperti dikatakan oleh Al-Hujwiri,

Wali Ini Wafat Lalu Dikubur, 150 Hari Kemudian Hidup Lagi

Permalink to Wali Ini Wafat Lalu Dikubur, 150 Hari Kemudian Hidup Lagi
  Setiap Wali memiliki karomahnya sendiri-sendiri. Karomah seorang wali dianggap “aneh” oleh orang awam. Misalnya ada seorang wali yang bangkit dari kuburnya.   Salah satu wali yang pernah bangkit dari kuburnya adalah Syeikh Muhammad Al-Haliq, seorang guru thariqah di wilayah Mardin (sebuah provinsi di Turki sekarang). Kala itu negeri Mardin diperintah oleh seorang raja yang memusuhi

10 ORANG YANG JASADNYA TIDAK HANCUR

Permalink to 10 ORANG YANG JASADNYA TIDAK HANCUR
10 ORANG YANG JASADNYA TIDAK HANCUR Sesungguhnya kematian adalah haq, pasti terjadi, tidak dapat disangkal lagi. Allah SWT berfirman, artinya, “Dan datanglah sakaratul maut yang sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari dari padanya.” (QS. Qaaf:19) Siapakah di antara kita yang meragukan kematian dan sakaratul maut? Apakah ada orang yang meragukan kubur dan azabnya? Siapakah yang

WALI ALLAH DI JAKARTA

Permalink to WALI ALLAH DI JAKARTA
Jakarta banyak menyimpan memori sejarah. Bukan hanya sejarah perjuangan politik, tapi juga sejarah dakwah. Selain memiliki beberapa masjid tua dan antik bernilai sejarah tinggi, dan masjid-masjid baru dengan arsitektur modern, Jakarta juga “menyimpan” banyak makam keramat para waliullah atau ulama-ulama besar. Pada hari-hari tertentu, masjid maupun makam-makam keramat tersebut sering diziarahi ratusan kaum muslimin. Baik

WALI YANG TERSEMBUNYI WAFAT DI DEPAN PARA WALI

Permalink to WALI YANG TERSEMBUNYI WAFAT DI DEPAN PARA WALI
Artikel ini agak panjang sehingga kami bagi dlm beberapa halaman. Ada seorang wali Allah bernama Abu Jahir telah keluar dari negerinya dan tinggal di sebuah tempat yang jauh dari kampung asal bersama isteri dan keluarganya yang lain. Di tempat baru ini, dia telah mendirikan sebuah masjid dan beribadah di situ dengan tekun dan tenang. Beliau

KISAH WALI ALLOH ﷻ YANG SHOLAT DI ATAS AIR

Permalink to KISAH WALI ALLOH ﷻ YANG SHOLAT DI ATAS AIR
السلام عليكم السلام ورحمة الله وبركاته Sebuah kapal yang sarat dengan muatan dan bersama 200 orang temasuk ahli perniagaan berlepas dari sebuah pelabuhan di Mesir. Ketika kapal itu berada di tengah lautan maka datanglah petir dengan ombak yang kuat membuat kapal itu terumbang-ambing dan hampir tenggelam. Berbagai usaha dibuat untuk menghindari kapal itu diterjang ombak

Secangkir Kopi Wali Abdal

Permalink to Secangkir Kopi Wali Abdal
Syekh `Abdur Rahman ad-Daghestani meriwayatkan, “Suatu hari aku duduk di antara banyak orang. Kami melihat Syekh Isma`il mendekat dengan mengenakan jubah wol dan ia memakai sepatu baru. Aku berkata pada diriku sendiri, ‘Syekh Isma`il itu seorang Syekh Sufi sejati. Aku akan datang padanya dan menyakan hal-hal yang sulit, dan kita lihat apakah beliau bisa menjawabnya

Syeh Basyarudin, Dzikir Sambil Duduk Pada Bambu di atas Sungai

Permalink to Syeh Basyarudin, Dzikir Sambil Duduk Pada Bambu di atas Sungai
Bagi warga Tulungagung dan sekitarnya, nama Srigading bukanlah hal yang asing bagi mereka. Maklum, di sana terdapat makam seorang waliyullah yang terkenal keramat. Waliyullah tersebut tak lain adalah Syekh Basyaruddin, guru besar bupati pertama Tulungagung, Tumenggung Ngabei Mangoendirono. Syekh Basyaruddin juga merupakan penyebar agama Islam pertama di dusun Srigading. Syekh Basyaruddin adalah keturunan Syekh Abdurrahman

Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah

Permalink to Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah
Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah Banyak Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah swt. Kali ini yang akan kita bahas hanya 3 orang Waliyullah yang pernah diajak berdialog langsung oleh Allah. Wali Allah adalah hamba yang memilki kedudukan atau derajat tinggi di sisi Allah, seperti yang digambarkan oleh Alquran ” Ingatlah,

Abu Dzar al Ghiffari, Tak Ada Yang Mau Menguburkan Jazadnya

Permalink to Abu Dzar al Ghiffari, Tak Ada Yang Mau Menguburkan Jazadnya
Abu Dzar al Ghiffari , yang meninggal pada 22 Hijjri yah. Pada masanya terjadi pertikaian politik, pusat pemerintahan di pindah dari Medina ke Damascus  Syria. Abu Dzar al-Ghiffari tetap tinggal di Medina,  berpegang teguh pada al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad dalam menempuh ke zuhud annya. Diriwayatkan dari al-Sya’rani, Abu Dzar al Ghiffari , ber kata:

Imam Ghozali, Latihan Rohaniah seorang Sufi

Menurut Imam Ghozali para sufilah pencari kebenaran yang paling hakiki, jalan sufi adalah paduan ilmu dengan amal, sebagai buahnya adalah moralitas. Keistimewaan para sufi tidak mungkin tercapai  hanya dengan belajar, harus dengan ketersingkapan batin, keadaan rohaniah, serta penggantian tabiat-tabiat.

al Qusyairi, Prinsip-Prinsip Tasawuf Ahlu Sunnah

Permalink to al Qusyairi, Prinsip-Prinsip Tasawuf  Ahlu Sunnah
al Qusyairi nama lengkapnya, Abdul Karim ibn Hawazin, Lahir pada tahun 376 Hijriyyah di Istiwa, Nishapur. Di Nishapur pula ia tumbuh besar dan bertemu guru nya Abu Ali al-Daqqaq, seorang sufi terkenal . Qusyairi mempelajari Fiqih kepada Abu Bakar Muhammad bin Abu Bakar al-Thusi (meninggal 405 H), serta belajar ilmu kalam dan usul fiqih kepada Abu

Walisongo Ternyata Jumlahnya Tidak Sembilan,

Walisongo Ternyata jumlahnya tidak hanya sembilan. Bila ada seorang anggota majelis WaliSongo ada yang wafat, maka posisinya digantikan oleh tokoh lainnya. Mereka satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, baik dalam ikatan darah atau karena pernikahan, maupun dalam hubungan guru-murid. Pada tahun 808 Hijrah atau 1600-an Masehi para ulama itu berangkat ke Pulau Jawa. Mereka adalah:

Kisah Syekh Sarri as Saqati dan Tuhfah Budak Yang Cantik

Permalink to Kisah Syekh Sarri as Saqati dan Tuhfah Budak Yang Cantik
as Saqati merupakan murid dari Ma’ruf al-Kurkhi, Siri as-Saqothi adalah imam masjid Baghdad, yang meninggal tahun 257 H. Siri as-Saqothi berkata, “Kekuatan paling dahsyat ialah hendaknya kau mampu mengendalikan dirimu. Dan barang siapa tidak mampu mengendalikan dirinya, niscaya dia lebih tidak mampu mengendalikan orang lain.” Dan kata as-Saqothi pula, “Aku tidak tahu hal yang lebih meluluhlantakkan

Karomah Wali Allah swt

Permalink to Karomah Wali Allah swt
Karomah Wali Allah swt “Tidak ada cara lain yang akan dilakukan oleh hambaku yang ingin bertaqorub (mendekat) kepada-Ku yang lebih Aku sukai dibandingkan dengan melakukan amalan-amalan sunnah, sehingga Aku menyayanginya. Jika Aku mencintainya maka Aku akan menjadi telinga yang dengannya ia mendengar, menjadi mata yang dengannya ia melihat , menjadi mulut yang dengannya ia berbicara,

Abu Sulaiman Darani,Tangis Cinta Seorang Sufi

Abu Sulaiman al-Darani, berasal dari Daran, Damaskus, Syria.  Yang wafat pada tahun 215 H. Abu Sulaiman al-Darani ber kata , “Tidak seorang pun bersikap asketis ( zuhud) terhadap pesona dunia ini kecuali yang ada pada kalbunya, oleh Allah, diletakkan cahaya yang membuatnya selalu terpesona oleh hal akhirat.” Dalam hal ini Abu Sulaiman al-Darani, menjadi landasan pengetahuan

Kumpulan Puisi Sufi : Fana Hulul, Kabah Qolbu, Makrifat

Permalink to Kumpulan Puisi Sufi : Fana Hulul, Kabah Qolbu, Makrifat
Kumpulan Puisi Sufi  Abu al-Mughits al-Husain bin Manshur bin Muhammad al Baidhawi Al-Hallaj Fana’ dan Hulul Duh, penganugerah bagi si pemegang karunia, Terhadap diri-Mu dan diriku begitu aku terpada, Kau buat begitu dekat diriku dengan-Mu, sehingga, Kau adalah aku, begitu kukira, Kini dalam wujud diriku menjadi sirna, Dengan-Mu aku Kau buat menjadi fana Aku yang kucinta,

Abah Anom Suralaya, Sulthonul Auliya Zaman Ini

Permalink to Abah Anom Suralaya, Sulthonul Auliya Zaman Ini
”Abah Anom Suralaya” Sayyid Muhammad Al-Maliki sebut Abah Anom Suralaya sebagai Sulthonul Auliya Fi Hazdaz Zaman. Kisah ini diambil dari majalah nuqthoh terbitan yang no 9 tanggal 26 januari 2010 M, hal 32 dengan judul “Mengenal Abah Anom melalui pandangan batinnya”KH. Dodi Firmansyah ditanya oleh almarhum Sayyid Muhammad Al-Maliki Al-Hasani Ra padasaat 40 hari menjelang

al-Harits bin As’ad al-Muhasibi, Tahapan-Tahapan Ma’rifat

al Harits bin As’ad al-Muhasibi, berasal dari Bashra yang meninggal di Baghdad tahun 243 H. Beliau di beri gelar al-Muhasibi karena  suka melangsungkan introspeksi. Harits bin As’ad al-Muhasibi mengarang berbagai kitab yang terkenal salah satu Kitab karyanya , al-Ri’ayah li Huquq al-Insan, salah satu karya Islam yang terindah tentang kehidupan batin.