Tag: Kyai Kholil Bangkalan

SYAIKH ABDUL ADZIM; WALI MASTUR, GURU SYAICHONA CHOLIL

Permalink to SYAIKH ABDUL ADZIM; WALI MASTUR, GURU SYAICHONA CHOLIL
SYAIKH ABDUL ADZIM; WALI MASTUR, GURU SYAICHONA CHOLIL “Siapa yang ziarah dimakamku tapi tidak ziarah ke Syaikh Abdul Adzim, ibarat ziarah ke Mekkah tidak ziarah ke Madinah” Dâbhu èpon Syaichona Moh. Cholil bin Abdul Latif. Kutipan ini adalah satu dari sekian banyak faidah yang disampaikan oleh Lora Muhammad Ismail al-Kholilie didampingi Lora Muhammad Ismail al-Ascholy

Kisah Mas Bahar Sidogiri ‘Meniduri’ Istri Syaikhana Khalil Bangkalan

Permalink to Kisah Mas Bahar Sidogiri ‘Meniduri’ Istri Syaikhana Khalil Bangkalan
Risalah Pondok Sidogiri 2 Kisah Mas Bahar Sidogiri ‘Meniduri’ Istri Syaikhana Khalil Bangkalan Kiai Bahar bin Norhasan bin Noerkhotim mondok di pesantren Syaikhona Kholil Bangkalan pada umur 9 atau 12 tahun. Di antara teman seperiode beliau ketika mondok di Bangkalan adalah KH Manaf Abd Karim, pendiri Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Tidak banyak keterangan

KAROMAH SYAICHONA CHOLIL BANGKALAN, MEMBELAH DIRI

Permalink to KAROMAH SYAICHONA CHOLIL BANGKALAN, MEMBELAH DIRI
KAROMAH SYAICHONA CHOLIL BANGKALAN, MEMBELAH DIRI Kesaktian lain dari Mbah Kholil, adalah kemampuannya membelah diri. Dia bisa berada di beberapa tempat dalam waktu bersamaan. Pernah ada peristiwa aneh saat beliau mengajar di pesantren. Saat berceramah, Mbah Kholil melakukan sesuatu yang tak terpantau mata. ”Tiba-tiba baju dan sarung beliau basah kuyup,” Cerita KH. Ghozi. Para santri

Kisah Mbah Kholil Bangkalan Mendapatkan Ilmu Laduni 

Permalink to Kisah Mbah Kholil Bangkalan Mendapatkan Ilmu Laduni 
Kisah Mbah Kholil Bangkalan Mendapatkan Ilmu Laduni Saat itu Mbah Kholil Bangkalan masih muda, masih semangat-semangatnya mengaji dan menuntut ilmu. Di masa itu ia mendengar ada seorang Kiai Alim di daerah Winongan, Pasuruan, Kiai Abu Dzarrin namanya. Tak menunggu lama, langsung saja ia menuju Pasuruan untuk berguru pada Sang kiai. Tak peduli meski harus menempuh

KH Abdulloh Faqih dari Banyuwangi ke Bali Lewat dalam Tanah

Permalink to KH Abdulloh Faqih dari Banyuwangi ke Bali Lewat dalam Tanah
KH Abdulloh Faqih Cemoro Songgon sesepuh ulama Banyuwangi. Beliau adalah salah satu santri Mbah Yai Kholil Bangkalan dan berkawan dekat dengan Mbah Manaf Lirboyo Kediri ketika masih nyantren… Pernah suatu ketika beliau sowan kepada Yai Kholil bersama kakak beliau (KH Rofi’i) sesampai di kediaman Mbah Yai Kholil, lalu dengan sekejap Mbah Kholil mengucap.. “Kamu ini

KisahTongkat Kiai Kholil dan Sumber Mata Air

Permalink to KisahTongkat Kiai Kholil dan Sumber Mata Air
K.H MUHAMMAD KHOLIL (MBAH KHOLIL) BANGKALAN . MADURA Narasumber : KH. Imam Bukhori ( Pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Kholil ), Bangkalan (Dari buku Biografi K.H Muhammad Kholil) Tongkat Kiai Kholil dan Sumber Mata Air Pada suatu hari. Kiai Kholil berjalan kearah selatan Bangkalan. Beberapa santri menyertainya. Setelah berjalan cukup jauh, tepatnya sampai di desa Langgundi,

KH Hasyim AsyAri dan Nabi Khidir

Permalink to KH Hasyim AsyAri dan Nabi Khidir
Kisah ini sudah banyak beredar di kalangan Nahdliyin. Hujan turun dengan begitu deras di Kabupaten Bangkalan saat itu, khususnya di Demangan, pondok pesantren asuhan Syaikhona Kholil al-Bangkalani. Meski hujan mengguyur dengan derasnya, ada saja orang yang bertamu kepada beliau. Terlihat di antara rerintik hujan yang semakin deras, seorang tua lumpuh dengan susah payah hendak berkunjung

Karomah Kyai Kholil Bangkalan

Permalink to Karomah Kyai Kholil Bangkalan
Karomah Kyai Kholil Bangkalan, Beliau Ulama besar yang digelar oleh para Kyai sebagai “Syaikhuna” yakni guru kami, karena kebanyakan Kyai-Kyai dan pengasas pondok pesantren di Jawa dan Madura pernah belajar dan nyantri dengan beliau. Karomah Kyai Kholil Bangkalan: Karomah Kyai Kholil Bangkalan Besek di atas kepala Imam           Pada suatu hari, di dalam sholat jamaah yang dipimpin