Tag: dzikir kolbu

TURUN NAIK NYA NAFAS UNTUK DZIKIR

Permalink to TURUN NAIK NYA NAFAS UNTUK DZIKIR
Jika Asma Allah diucapkan sekali saja dengan lisan, itu disebut dzikir (mengingat) lisan, namun jika Nama Allah diingat dengan hati, maka itu akan sebanding dengan dengan tiga puluh lima juta ucapan-ucapan (dzikir) lisan, itulah dzikir hati atau dzikir sirr

Dzikir Sirr, Ibnu Atha’illah Assakandari

Permalink to Dzikir Sirr, Ibnu Atha’illah Assakandari
Dzikir Sirr Menurut Syekh Ibnu Atha’illah (Buku tulisannya yang paling terkenal adalah Al Hikam) , sebagai tanda bahwa sebuah dzikir sampai pada sirr (nurani terdalam pada jiwa yang kelak menjadi tempat cahaya penyaksian) adalah saat pedzikir dan objek dzikirnya lenyap tersembunyi. Dzikir sirr terwujud ketika seseorang telah terliputi dan tenggelam di dalamnya. Tandanya, apabila engkau

MEMBUKA RAHASIA ENERGI BACAAN – BACAAN DZIKIR

Permalink to MEMBUKA RAHASIA ENERGI BACAAN – BACAAN DZIKIR
MEMBUKA RAHASIA ENERGI BACAAN – BACAAN DZIKIR Tanpa disadari oleh para pelaku dzikir pada umumnya, ternyata bacaan-bacaan dzikir merupakan simpul energi positif alam yang berbeda tingkat kepadatan/potensial energi pada tiap-tiap bacaannya. Dengan berdzikir membuat energi positif alam tertarik & menempel di jiwa-raga si pelaku dzikir. Berikut ini tingkatan potensial energi tiap bacaan dzikir, warna aura

Inilah Tahap Tahap Dzikir Kepada Allah swt

Permalink to Inilah Tahap Tahap Dzikir Kepada Allah swt
Tahap Tahap Dzikir, Dzikir Dalam upaya mendekatan diri kepada Allah, Selain melaksanakan ibadah-ibadah yang diwajibkan , sebaiknya kita juga melaksanakan ibadah-ibadah lain yang sunnah.. Diantaranya adalah ibadah sholat sunnah, memperbanyak sodaqoh maupun memperbanyak dzikir kepada Allah swt. Pada kesempatan ini kita akan bahas tentang dzikir. Secara harfiah Dzikir berarti ingat, tentu saja ingat kepada Allah

Dzikir Kolbu menuju Dzikir Abadi

Permalink to Dzikir Kolbu menuju Dzikir Abadi
Orang yang selalu melanggengkan bershalawat Kepada Nabi dan berdzikir kepada Allah swt, niscaya mereka bertambah dekat kepada Allah dan Rasulullah-Nya, seperti sabda Rosullullah: “Orang yang paling utama bersamaku kelak pada hari kiamat adalah mereka yang palig banyak membaca shalawat untukku.“