Syekh Jangkung, Bertapa Mengambang Di Laut Selama 8 Tahun

Mungkin ceritanya akan lain jika:
Kedatangan Saridin ke panti Kudus hanyalah untuk menemui pamannya (Sunan kudus) untuk meminta solusi dari permasalahanya dan bukan untuk menyantri.
Hal ini dikarenakan Saridin adalah salah seorang murid (masih berstatus santri) dari Sunan Kalijaga, jadi manalah mungkin Saridin yg sudah menjadi murid Sunan Kalijaga menyantri kembali pada Sunan kudus, Ngangsu ngganggo keranjang? (mengambil air dengan keranjang) Ya…..mustahil….. Mungkin itu hanyalah sebuah ungkapan peribahasa yang dibuat-buat dalam cerita tsb. Terlebih lagi dugaan tentang Ki Ag. Dharmoyono yang disebut-sebut sebagai pengasuh saridin sejak kecil? bila dugaan itu benar, maka sudah jelas ontran2 di panti kudus itu hanyalah cerita fiktif saja. Karena saridin sudah dipastikan belajar agama sejak kecil dan berguru kembali pada Sunan Kalijaga.

Setelah beberapa hari disana, akhirnya Saridin pamit meninggalkan panti Kudus karena ia tidak mau melibatkan Sunan Kudus dalam masalahnya, pada akhirnya beliau bertemu kembali dengan gurunya Syeh Malaya. Saridin ditugaskan untuk mendalami ilmu Tasawufnya sekaligus sebagai hukuman atas kesalahannya, beliau dilarung ke laut selama sewindu dengan hanya menggunakan sepasang buah kelapa (klopo sekantet).

Dalam Legenda itu, Sunan Kudus di gambarkan sebagai orang yang mempunyai sifat iri dendam dan bahkan licik karena niatnya untuk membunuh Saridin, tentu saja sifat seperti itu tidak mencerminkan sebagai seorang wali. Padahal kalau kita tengok sejarahnya Sunan kudus, Beliau adalah seorang panglima perang menggantikan ayahnya Sunan Ngudung. Pada saat perang Demak bintara dengan Majapahit, Sunan kudus berhasil mengalahkan Adipati Pecattanda, Sunan Kudus berniat untuk membunuhnya karena Pecattanda adalah pembunuh sang ayah (Sunan Ngudung) namun melihat keadaan Pecattanda yang sudah tak berdaya dan berjanji untuk bertaubat, beliau mengampuni dan menyerahkan Pecattanda kepada Raden Patah untuk diadili lebih lanjut. Kelapangan hati Sunan Kudus sangatlah besar terbukti beliau rela melepaskan pembunuh ayahnya , Jadi manalah mungkin beliau berseteru dengan Saridin? Apalagi berniat untuk membunuhnya? Terlebih lagi Saridin yang sudah bergelar Syekh Jangkung bertujuan sama, Mensyiarkan agama Islam.

Baca juga:  Wali Paidi 14, Sholat Jamaah Manusia Bercahaya

Sumber: Walijo.com

Tags: #Saridin #Syeh Jangkung

KISAH EMPAT WALI QUTUB
Kejadian itu dapat disaksikan oleh orang ramai yang juga berziarah ke Maqam Nabi
Maqam Kewalian Gus Dur
Maqam Kewalian Gus Dur diungkapkan oleh Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf, menurut beliau
Kisah Syekh ‘Abdul Qadir al-Jailani Bertarung Melawan Setan, Iblis
“Kisah Syekh ‘Abdul Qadir al-Jailani Bertarung Melawan Setan, Iblis, dan Hawa Nafsu” Bertarung
Walijo Menjadi Wali Di Bai’at Nabi Khidir
Bersambung….   Silakan refresh/ reload / dimuat ulang/ laman ini beberapa waktu lagi….

Tinggalkan pesan "Syekh Jangkung, Bertapa Mengambang Di Laut Selama 8 Tahun"