Sufi yang Ingin Membakar Surga dan Memadamkan Neraka, Siapa Dia?

Diposting pada

Daftar Isi

Nama Rabiah Al Adawiyah dalam jagad tasawuf cukup melegenda. Ia digelari Syahidat Al Isya Al ilahi, sang saksi kerinduan ilahi. Keikhlasannya beribadah membuat banyak orang kagum dan dinukilkan pada berbagai kitab tasawuf. Namun ia pun bahkan pernah melontarkan untuk membakar surga dan memadamkan neraka. Lalu mengapa sampai seperti itu?

Rabiah sangat dikenal dengan keikhlasannya beribadah, hingga tak ada lagi dalam relung hatinya untuk takut terhadap neraka ataupun mengharap surga. Kecintaannya pada Allah SWT terus mendekatkannya dari waktu ke waktu.

Dikisahkan bahwa suatu siang Rabiah Al Adawiyah tengah berjalan ke kota Baghdad sambil menenteng air dan memegangi obor di tangan kirinya. Lalu seseorang pun kemudian bertanya kepadanya, mau dikemanakan air dan obor itu?.

Rabiah Al Adawiyah pun kemudian menjawab, “aku hendak membakar surga dengan obor dan memadamkan neraka dengan air ini agar orang tak lagi mengharapkan surga dan menakutkan neraka dalam ibadahnya”.

BACA JUGA:  Abu Hafsh Syihabuddin al-Suhrawardi al-Baghdadi

Tak ada yang perlu ditakutkan dan tidak ada yang perlu dirisaukan atas imbalan-imbalan ibadah yang dilakukan. Mencintai Allah baginya sama dengan mencintai sang maha segalanya. Menjalankan perintah-Nya dan terus mendekat kepada-Nya.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an surah Ar-ra’d 28-29, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya mengingat Allah hati menjadi tenteram. Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan mereka mendapatkan kebahagiaan dan tempat yang baik”.