SUFI SEJAK KECIL

“SUFI SEJAK KECIL”

Sa’ad bin Fath bercerita: Pada suatu hari di tengah padang pasir yg gersang dan panas, aku bertemu dengan anak laki² yg baru berumur kurang lebih sepuluh tahun. Dia berjalan sendirian dan selalu menggerak-gerakkan kedua bibirnya. Aku pun menyampaikan salam kepadanya dan dia pun menjawab salamku.
“Mau ke mana kamu, Nak?” tanyaku..

“Aku mau ke rumah Tuhanku,” jawabnya.

“Mengapa kamu selalu menggerak-gerakkan
bibirmu?” tanyaku lagi..

“Aku membaca kalam Tuhanku,” jawab anak itu.

. “Kamu masih sangat muda, belum terkena
tuntutan ajaran Allah,” ujarku..

Baca juga:  Syeh Ahmad Badawi 40 hari Tidak Makan dan Minum

“Aku melihat maut menyambar orang yg
lebih muda daripada aku,” balasnya..

“Langkahmu pendek sedangkan perjalananmu
sangat jauh.”

“Aku hanya berusaha melangkah, adapun yg menyampaikan adalah Dia.”

“Mana bekal dan kendaraanmu?”

“Bekalku adalah keyakinanku, kendaraanku adalah kakiku.”

“Yg aku tanyakan adalah bekal makanan dan
minuman,” jelasku..

“Wahai Paman! Ketika seseorang mengundang Anda utk datang ke rumahnya, patutkah kalau Anda membawa bekal ke rumahnya?” katanya balik bertanya..

“Tentu saja tidak,” jawabku..

“Tuhanku telah mengundang hamba²-Nya dan mengizinkan mereka utk berziarah kepada-Nya. Maka aku beranggapan: sangat jelek bila aku membawa bekalku. Aku jaga kesopananku di hadapan-Nya, apakah Anda kira Dia akan menyia-nyiakan aku?”

Baca juga:  Jalaludin Rumi, Khamr Berubah Menjadi Cuka

“Sama sekali tdk mungkin!”

Aku lihat dia meneruskan langkah²nya hingga lenyap dari pandangan mata.

———————
Dinukil dari buku Butir-Butir Hikmah Sufi, KH. MA. Fuad Hasyim.

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ، ﺍﻟْﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ، ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ، ﻭَﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ

🌻Pejalan Ruhani @Majelis Dzikir Baitul Fatih

Tags: #Cinta Sufi

Leave a reply "SUFI SEJAK KECIL"