Sejarah Raja Zulkarnain Mengurung Yakjuj dan Makjuj

Diposting pada

Daftar Isi

Pada zaman dahulu, di masa kenabian Ibrahim, hidup seorang raja yang saleh bernama Zulkarnain yang dikenal dikalangan masyarakat Islam sebagai salah satu Raja Sekaligus seorang Nabi yang mengurung Yakjuj dan Makjuj.

Raja Zulkarnain tersebut sangat disukai oleh rakyatnya, karena sang raja yang paling bijaksana dan sederhana.

Raja Zulkarnain diabadikan didalam Al-Quran didalam surah Al-Kahfi ayat 94 dan surah Al-Anbiya ayat 96.

Didalam literasi sejarah, bahwa pasca kepemimpinan raja Namrud yang kejam, Zulkarnain hadir sebagai pengganti yang membawa kesejahteraan bagi rakyatnya.

Tak hanya itu, Zulkarnain pun berkiprah besar dalam mendakwahkan agama tauhid yang dibawa Ibrahim.

Zulkarnain amat cerdas dan pandai berpetualang. Ia melakukan ekspedisi ke seluruh dunia untuk menyebarkan agama tauhid.

Sang raja amat pandai menguasai bahasa berbagai dunia. Ia juga mahir berlayar melakukan perjalanan dari belahan timur hingga barat bumi.

BACA JUGA:  Tanda Tanda Kiamat Yang Sangat Mengerikan

Pada sebuah perjalanannya, Zulkarnain sampai ke tempat matahari terbenam di bagian barat dunia.

Di sana ia mendapati penduduknya tak beriman. Zulkarnain pun kemudian mendakwahkan keesaan Allah. Mereka pun menerimanya dengan gembira.

Ia pun melanjutkan kembali perjalanannya. Tibalah Zulkarnain pada sebuah tempat di antara dua gunung. Di bukitnya terdapat sebuah kaum yang tak mengerti bahasa.

Zulkarnain yang cerdas pun memerlukan penerjemah untuk memahami ucapan mereka.

Kaum tersebut pun mengeluhkan kesulitan mereka pada Zulkarnain. Mereka selalu dilanda kemiskinan karena harta mereka selalu diambil paksa oleh kaum kejam bernama Yakjuj dan Makjuj.