Saat Saat Nabi Muhammad Wafat, Yang Sangat Mengharukan

Maka malaikat kematian pun turun dengan bentuk seperti orang Arab Baduwi desa, seraya mengucapkan salam, “Assalamu ‘alaikum ya ahlal baiti nubuwwati wa ma’danir risalati adkhulu?(mudah-mudahan keselamatan tetap untuk kamu sekalian, wahai penghuni rumah kenabian dan sumber risalah, apakah saya boleh masuk?) ”

Maka Rosullullah saw mendengarkan suara malaikat kematian itu dan bersabda, “Hai Fatimah, siapa yang berada di pintu?” Siti Fatimah menjawab, “Seorang Arab Baduwi yang memanggi dantelah aku katakan bahwa Rosullullah sedang sibuk menderita sakitnya, kemudian memanggil lagi yang ketiga kali seperti itu juga, makadia memandang tajam kepadaku, sehingga menggigil gemetar badanku, terasa takut hatiku dan bergeraklah sendi-sendi tulangku seakan-akan hampir berpisah satu sama lainnya serta berubah menjadi pucat warnaku, Rosullullah saw bersabda, “Tahukah engkau wahai Fatimah, siapa dia” Siti Fatimah menjawab, “Tidak” Rosullullah bersabda, “Dia adalah Malaikat yang mencabut segala kelezatan, yang memutus segala macam nafsu syahwat, yang memisahkan perkumpulan-perkumpulan dan yang memusnahkan semua rumah serta meramaikan keadaan kuburan.”

Maka menangislah Siti Fatimah, dengan tangisan yang keras sekali sambil berkata, “ Aduhai celaka nantinya, sebab kematiannya Nabi yang terakhir, sungguh merupakan bencana besar dengan wafatnya orang yang paling taqwa, terputusnya dari pimpinannya para orang-orang yang suci serta penyesalan bagi kami sekalian karena terputusnya wahyu dari langit, maka sungguh saya terhalang mendengarkan perkataan engkau, dan tidak lagi bisa mendengarkan salam engkau sesudah hari ini” Kata Rosullullah, “Jangan Engkau menangis Fatimah, karena sesungguhnya, engkaulah dari antara keluargaku yang pertama berjumpa dengan aku”

Dan Selanjutnya Rosullullah saw bersabda, “Masuklah Engkau Malaikat Kematian, Maka Malaikat Kematianpun masuk sambil mengucapkan salam, “Assalamu ‘alaika yaa Rosullullah” Rosullullah menjawab, “Wa laika salam, hai malaikat kematian, engkau datang untuk berkunjung atau untuk mencabut nyawaku?” Kata malaikat Kematian, “Saya datang untuk berkunjung dan untuk mencabut nyawa, sekiranya Engkau mengijinkan. Kalau tidak maka saya akan kembali”.
Kata Rosullullah, “ Hai Malaikat Kematian, dimana Jibril Engkau tinggalkan?” Kata malaikat Kematian, ”Dia saya tinggalkan di langit duniadan para malaikat sedang menghormat memuliakan dia”. Tidak selang sesaat Malaikat Jibril as pun turun dan duduk diarah kepala Rosullullah saw. Kata Rosullullah saw, “Tahukah Engkau kalau ajalku telah dekat?” Jawab malaikat Jibril, “Ya Tahu, Yaa Rosullullah” Kata Rosullullah, “Beritahukanlah kepadaku kemuliaan yang menggembirakanku di sisi Allah”.
Kata Jibril, “Sungguh pintu-pintu langit telah dibuka, para malaikat telah berbaris rapi, menanti ruh engkau di langit, pintu-pintu surga telah telah dibuka dan para bidadari telah berhias menanti kehadiran ruh Engkau”.
Kata Rosullullah, “Alhamdulillah, Hai Jibril, berilah berita gembira tentang umatku di hari kiamat”. Jibril berkata, “Saya beritahukan, bahwa sesungguhnya bahwa Allah ta’ala berfirman, Sungguh telah Aku larang para nabi masuk ke dalam Surga, sehingga engkau masuk lebih dulu, dan Aku larang juga semua umat sehingga umat engkau masuk lebih dahulu.” Kata Rosullullah, “Sekarang telah puas hatiku dan hilanglah rasa susahku. Hai malaikat Kematian mendekatlah kepadaku.”

Tags: #nabi muhammad #Rosullulah #Rosullullah Wafat

ULAR DI DALAM GUA TSUR RINDU KEPADA NABI MUHAMMAD SAW
ULAR DI DALAM GUA TSUR RINDU KEPADA NABI MUHAMMAD SAW
Keadaan Keluarga Rosulullah Saat Hari Raya, Sungguh Mengharukan
menurut Ibnu Rafi’i, keluarga Rasulullah Saw pada hari ‘Idul Fitri menyantap makanan yang basi dan bau. Ibnu
TETES AIR MATA ROSULULLAH YANG MENGGUNCANG ARSY
TETES AIR MATA ROSULULLAH YANG MENGGUNCANG ARSY, TETES AIR MATA ROSULULLAH YANG MENGGUNCANG
Kisah Nabi Idris Dicabut Nyawanya Lalu Dihidupkan Kembali
“Orang yang cerdas adalah orang yg mengingat kematian. karena dengan kecerdasany dia akan
  1. author

    zack8 tahun ago

    subhanalloh, Ya habiballoh sungguh mulia dirimu di saat ajal menjemput kau masih memikirkan ummatnya,mudah2an kita mendapatkan syafaatnya . Amiin

    Balas
  2. author

    tsunami jepang8 tahun ago

    semoga sariat islam akan ditegakan,ada pemimpin islam sesuai ajaran bukan mengakui nabi setelah engkau wahai kekasih ALLAH,izinkan kami dan berkahi kami wahai baginda rasul

    Balas
  3. author

    syaffa reo8 tahun ago

    Yaa Mudaawilulaluum…… Salamun ‘alaik yaa Nabiyullah khaidir as.. Salamun ‘alaik yaa Rasuulillah… ,tajul khalwatiyah.*

    Balas
  4. author

    Mahameru8 tahun ago

    Allohumma sholli wassalim’ala sayyidina MUHAMMAD, ya sayyidi.. ya Nabiyulloh Khidir alaihi salam…”

    Balas
  5. author

    DIKI'S8 tahun ago

    sungguh bergetar hatiku membacanya… apalagi saat-saat sakaratulmaut rasulullah, kekasih allah pun merasakan sakitnya..apalagi kita?? allahuakbar!! jika memang keberadaan nabi khidir as ada disaat itu..wallahuallam hanya allah SWT yang tahu keberadaannya…
    Cuma, kenapa dimasa rasulullah,SAW tidak pernah membahasnya??

    Balas
  6. author

    Abd.m.lubis8 tahun ago

    Ya Allah berikanlah hidayah,ampunan,syurgamu,kebahagiaan dunia akhirat bagi yg menulis artikel ini,Demi Allah saya benar2 menangis membaca tulisan anda semoga rahmat dan hidayah Allah selalu bercucuran utk anda. Amiin ya robbal’alamiin.

    Balas
  7. author

    AzzaM8 tahun ago

    Subhanalloh… Artikel yg sgt bagus…. Saya bacanya Smp mo nangis…dan bergetar hati ini….

    Balas
  8. author

    subki8 tahun ago

    Ya Allah… jadikanlah hambamu ini orang yang selalu menyebut nama-Mu dan selalu mencintai Rasul-mu yang Agung Muhammad Rasulullah SAW

    Balas
  9. author

    am6972998 tahun ago

    subkhanallah….alhamdulillah…astaghfirullah…

    Balas
  10. author

    Agus8 tahun ago

    Terimakasih., semoga ini menjadikan kita semkin beriman menuju pencerahan hidup di bumi ini

    Balas
  11. author

    junedi abdulfatah8 tahun ago

    Subhanallah, walhamdulillah, walaa’ilaaha’illallah wallahu’akbar…..semoga Allah menempatkannya di tempat yang tinggi.

    Balas
  12. author
    Penulis

    Walijo8 tahun ago

    Rasulullah bersabda; “Telagaku itu sepanjang perjalanan sebulan dan sudut-sudutnya sama. Airnya lebih putih dari susu, aromanya lebih harum dari kasturi, dan pundi-pundinya seperti BINTANG – BINTANG Di Langit. Siapa yang minum dari telaga itu tidak akan haus selamanya.” (HR. Bukhari-Muslim)

    Balas
  13. author

    adit8 tahun ago

    jalek

    Balas
  14. author

    [email protected]8 tahun ago

    Sungguh kemuliaan hanya milik Allah.Dan rosulnya membagi jalan yang benar buat kita.

    Balas
  15. author

    ahmad trimo7 tahun ago

    terimakasih atas ilmunya saudaraku,semoga terbalas kebaikan anda

    Balas
  16. author

    basuki7 tahun ago

    subhaanalloh….!

    Balas
  17. author

    basuki7 tahun ago

    Subhanallah, walhamdulillah, walaa’ilaaha’illallah wallahu’akbar

    Balas
  18. Doa-Doa Yang Dikabulkan - - Walijo dot Com7 tahun ago

    […] Abi Hurairah ra berkata, bersabda Rasulullah saw: Tiga do’a yang diijabah, tidak ada keraguan padanya: Do’a orang yang dizhalim, do’a orang […]

    Balas

Tinggalkan pesan "Saat Saat Nabi Muhammad Wafat, Yang Sangat Mengharukan"