Ramalan Jayabaya Tentang Pengganti Jokowi Bikin Hati Salah Satu Capres Ini Runtuh dan Mau Mundur

Diposting pada

Daftar Isi

Bukan hanya tentang bencana, berikut ramalan Prabu Jayabaya tentang presiden di tahun 2024. Seperti apakah sosok pengganti Jokowi dalam ramalan Jayabaya?

Dari banyaknya ramalan yang telah terbukti, ramalan Prabu Jayabaya juga menjadi salah satu ramalan yang dipercaya keakuratannya.

Prabu Jayabaya sendiri merupakan seorang raja Kediri yang memerintah sekitar abad ke-11 dengan gelar Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa.

Salah satu yang paling populer dari isi ramalan Prabu Jayabaya adalah mengenai bencana, namun dalam artikel kali ini akan dibahas mengenai ramalan Jayabaya mengenai sosok pengganti Presiden Jokowi di tahun 2024.

Pembicaraan pengganti Jokowi sebagai presiden di tahun 2024 kini sudah marak dibicarakan. Bahkan hal tersebut diangkat dalam ramalan Jayabaya.

Euforia politik mengenai presiden pengganti Jokowi di 2024 memang masih cukup lama, namun desas-desus pengganti Jokowi mulai terdengar sekarang.

Sontak saja hal tersebut membuat publik penasaran dan mencari tahu siapa yang akan menggantikan posisi Jokowi sebagai presiden di 2024 nanti.

BACA JUGA:  JANGKA JAYABAYA: WOLAK-WALIKING JAMAN

Ramalan Jangka Jayabaya kembali disebut menjelang Pilpres 2024, penerawangannya bisa jadi benar dan sorotannya mengarah ke pengganti Jokowi yang tersisip huruf O di namanya.

Mendengar ramalan Jayabaya tersebut, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan disebut sampai mundur dari niatan mencalonkan diri menjadi Calon Presiden (Capres) di tahun 2024.

Hal tersebut sebagaimana info yang disampaikan melalui kanal YouTube Santri Muda MH berjudul‘Ramalan Jayabaya Seakan Bikin Hati Salah Satu Capres Runtuh dan Mau Mundur!!!’ pada 13 Desember 2021.

Zulkifli Hasan secara terang-terangan mengatakan bahwa Capres Indonesia memang identik dengan huruf O pada akhir nama.

“Jika calon presiden itu ada O nya, kalau saya Zulkifli Hasan gak ada huruf O nya, masa saya ganti jadi Zulkifli Hasano,” ucapnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.