Pengalaman Spiritual Pendiri Thoriqoh Naqsyabandiyah

Diposting pada

Daftar Isi

Pendiri Tariqat Naqsyabandiyah adalah Syeh Bahauddin Naqshband Rahmatullah ‘alaih. Pada suatu riwayat beliau berkata: Pada suatu hari aku dan sahabatku sedang bermuraqabah, lalu pintu langit terbuka dan gambaran Musyahadah hadir kepadaku lalu aku mendengar satu suara berkata, “Tidakkah cukup bagimu untuk meninggalkan mereka yang lain dan hadir ke Hadhrat Kami sendirian?”Suara itu menakutkan aku hingga menyebabkan aku lari keluar dari rumah. Aku berlari ke sebuah sungai dan terjun ke dalamnya. Aku membasuh pakaianku lalu mendirikan Sholat dua raka’at dalam keadaan yang tidak pernah aku alami, dengan merasakan seolah-olah aku sedang sholat dalam kehadiranNya. Segala-galanya terbuka dalam hatiku secara Kashaf. Seluruh alam lenyap dan aku tidak menyedari sesuatu yang lain melainkan bersholat dalam kehadiranNya.

Aku telah ditanya pada permulaan penarikan tersebut, “Mengapa kau ingin memasuki jalan ini?”

Aku menjawab, “Supaya apa saja yang aku katakan dan kehendaki akan terjadi. ”

Aku dijawab, “Itu tidak akan berlaku. Apa saja yang Kami katakan dan apa saja yang Kami kehendaki itulah yang akan terjadi. ”

Dan aku pun berkata, “Aku tidak dapat menerimanya, aku mesti diizinkan untuk mengatakan dan melakukan apa saja yang aku kehendaki, ataupun aku tidak mau menempuh jalan ini. ”

BACA JUGA:  Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah

Lalu aku menerima jawaban, “Tidak! Apa saja yang Kami mau akan dikatakan dan apa saja yang Kami itulah yang mesti dikatakan dan dilakukan. ”

Dan aku sekali lagi berkata, “Apa saja yang ku katakan dan apa saja yang ku lakukan adalah apa yang akan terjadi. ”

Lalu aku ditinggalkan sendirian selama lima belas hari sehingga aku mengalami kesedihan dan tekanan yang hebat, kemudian aku mendengar satu suara, “Wahai Bahauddin, apa saja yang kau maukan, Kami akan berikan. ”

Aku amat gembira lalu berkata, “Aku mau diberikan suatu jalan Tariqat yang akan diikuti banyak orang yang menempuhnya terus ke Hadhrat Yang Maha Suci. ” Dan aku telah mengalami Musyahadah yang hebat dan mendengar suara berkata, “Engkau telah diberikan apa yang telah engkau minta. ”

Dia telah menerima limpahan Kerohanian dan prinsip dasar Tariqat Naqshbandiyah dari Hadhrat Khwajah ‘Abdul Khaliq Al-Ghujduwani Rahmatullah ‘alaih yang terdiri dari delapan perkara iaitu: