Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Kitab Jala’ Al-Khathir

Permalink to Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Kitab Jala’ Al-Khathir
Pecinta Ilahi adalah, orang mencintai Allah swt, seluruh hidupnya hanya ditujukan pada Allah swt. Syekh Abdul Qadir Al-Jailani mengatakan: “Jika seorang pecinta telah sampai kepada kekasihnya, maka apakah masih ada kelelahan yang tersisa? Kelelahan akan berubah menjadi ketentraman, jarak yang jauh akan menjadi dekat, yang gaib akan berada di depan mata,dan semua kabar gembira akan

Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah

Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah Thoriqoh ini adalah sebuah thoriqoh gabungan dari Thoriqoh Qadiriyah dan Naqsabandiyah (TQN). Thoriqoh ini didirikan oleh Syaikh Ahmad Khotib Sambas yang dikenal sebagai penulis kitab Fathul ‘arifin. Sambas adalah nama sebuah kota di sebelah utara Pontianak, Kalimantan Barat.

Tingkatan dalam Tasawuf

Permalink to Tingkatan dalam Tasawuf
Pada dasarnya, ajaran Tasawuf merupakan bimbingan jiwa agar menjadi suci, selalu tertambat pada Allah dan Tasawuf  menjauhkan dari pengaruh-pengaruh selain Allah. Kemudian dengan Tasawuf  maka terbukalah hijab yang menutupinya. Tingkatan dalam tasawuf, yang meliputi: Maqom Taubat (  التوبة ), yaitu meninggalkan dan tidak mengulangi lagi perbuatan dosa yang pernah dilakukan demi menjunjung

Kyai Arwani Amin Kudus Jadi Rebutan Bidadari

Permalink to Kyai Arwani Amin Kudus Jadi Rebutan Bidadari
Kyai Arwani Amin Kudus Jadi Rebutan Bidadari Kiai Arwani Amin Kudus, Allahu yarham, beserta putra-putranya tidak habis pikir mengapa akhir-akhir ini istri beliau sering uring-uringan. Padahal sebelum Kiai Arwani sakit, istri beliau tidak pernah berperilaku demikian.

Imam Ghazali, Sufi Sunni

Ada beberapa Artikel yang membahas tentang Imam Ghazali, untuk sedikit memahami pemikiran dan meraba pengetahuan beliau yang sangat luas. Dengan begitu, arah menuju Allah adalah obat yang menyembuhkan Imam Ghozali, katanya: “Penyakit ini pun semakin merajalela. Dan hampir selama berbulan-bulan, dipaksa oleh kondisi yang ada dan bukannya berdasarkan

Makruf al-Karkhi , Karomah Karomahnya

Permalink to Makruf al-Karkhi , Karomah Karomahnya
Makruf al-Karkhi, ada yang menyebutnya Ma’ruf al-Kurkhi. Menurut Makruf al-Karkhi tasawuf ialah menimba hakikat realitas-realitas dan berputus asa terhadap apapun yang di tangan mahluk. Tasawuf menurut Makruf al-Karkhi, didasarkan pada syariah dan tuntutan-tuntutan amal ibadah maupun ketaatannya. Sekalipun  tasawuf menafikan perbantahan secara teoritis tentang persoalan agama (Islam) serta lebih menekankan pelaksanaan ibadah dalam hal ini

Walisongo: Sunan Ampel

Sunan Ampel pada masa kecilnya bernama Raden Rahmat, dan diperkirakan lahir pada tahun 1401 di Champa. Menurut beberapa riwayat, orang tua Sunan Ampel adalah Ibrahim Asmarakandi yang berasal dari Champa dan menjadi raja di sana. Ibrahim Asmarakandi disebut juga sebagai Maulana Malik Ibrahim. Ia dan adiknya, Maulana Ishaq adalah anak dari Syekh Jumadil Qubro. Ketiganya

Doa dan Amalan untuk Haji dan Umroh Tiap Tahun

Permalink to Doa dan Amalan untuk Haji dan Umroh Tiap Tahun
Haji dan Umroh  merupakan sebuah impian bagi kebanyakan orang. Akan tetapi tidak semua orang mempunyai kesempatan untuk umrah di usia muda. Saat ini kita hanya bahas tentang umrah di usia muda. Karena untuk Beribadah haji di usia muda hampir tidak mungkin. Daftar tunggu ibadah haji saat ini yang lama sekali, sekitar 15 tahun bahkan di

Abu Said al-Kharroz Pengalaman Spiritualnya Sering Ditemui Rosul

Permalink to Abu Said al-Kharroz Pengalaman Spiritualnya Sering Ditemui Rosul
Abu Said al-Kharroz, yang meninggal pada tahun 279 Hijriyyah. Beliau adalah sebagai sufi yang  banyak menaruh perhatiannya pada tingkatan-tingakatan dan keadaan-keadaan dalam perjalanan menuju Allah. Hal ini diuraikan Abu Said al-Kharroz dalam Kitab karya nya yang berjudul Thoriq ila Allah wa Kitab al-Shidq. Dalam kitab karangannya Thoriq ila Allah wa Kitab al-Shidq, Abu Said al-Kharroz menguraikan

al Ghazali Pergulatan dalam Diri Sebelum memasuki Tasawuf

Permalink to al Ghazali Pergulatan dalam Diri Sebelum memasuki Tasawuf
al Ghazali , atau Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad ibn Ahmad, beliau digelari “Hujjatul Islam” . Nama al Ghazali diambil dari pekerjaan ayahnya sebagai pemintal wol. Lahir di Thus di kawasan Khurasan tahun 450 H. al Ghazali kecil belajar fiqih pada Ahmad al-Radzkani ketika masih belia dilanjutkan belajar kepada Imam Abu Nashr al-Isma’ili di Jurjan. al

Syeh Ahmad Badawi 40 hari Tidak Makan dan Minum

Permalink to Syeh Ahmad Badawi 40 hari Tidak Makan dan Minum
Thoriqot Ahmadiyyah didirikan oleh Syeh Ahmad Badawi ( lahir 596 H, meninggal dunia 675 H ). Dia lahir di Marocco, pergi ke Makkah, lalu ke Mesir dan menetap di kota Thandtha ( Thantha), sepeninggal Syeh Ahmad Badawi, kepemimpinan Tariqoh Ahmadiyyah  di pegang muridnya ‘Abdul Muta’al al-Anshari ( meninggal dunia tahun733 H ).

Inilah Rahasia al Quran, 10 Surah Menghindarkan dari 10 Kesulitan Besar

Permalink to Inilah Rahasia al Quran, 10 Surah Menghindarkan dari 10 Kesulitan Besar
Rahasia Al Quran: Sepuluh Surah Yang dapat Menghindarkan diri kita dari sepuluh Kesulitan Besar, Inilah daftar Surah dala al Qur’an yang dapat menjauhkan kita dari kesulitan-kesulitan yang besar. Jika kita sering membaca surah-surah tersebut insya Allah kita akan terhindar  dari kesulitan-kesulitan yang besar 1- Membaca Surah Al Fatihah dapat memadam kemurkaan Allah SWT. 2- Membaca Surah Yasin

Ibrahim Ibnu Adham, Tips Menjauhkan Diri dari Hawa Nafsu,

Permalink to Ibrahim Ibnu Adham, Tips Menjauhkan Diri dari Hawa Nafsu,
Ibrahim Ibnu Adham , Adalah zuhud angkatan awal. Ibrahim Ibnu Adham putra raja dari kerajaan Balkh, Dia lebih suka menjadi Sufi.  Suatu ketika Ibrahim Ibnu Adham , diberitahu tentang harga daging yang melonjak naik. Ibrahim Ibnu Adham ber kata, ” Apa kah ada orang-orang meminta harganya diturunkan?” atau lebih baik orang-orang tidak usah membelinya. Ibrahim Ibnu

Telinga Berdenging, Panggilan dari Rosullullah?

Banyak orang bertanya kenapa terkadang telinga bersuara “Nging” ? Apa sebab musababnya, karena musababnya ada yang mengatakan dengan tidak berpedoman, bertahayul dan sangkaan jelek terhadap hal itu? Sesungguhnya suara “NGING” dalam telinga, itu ialah Sayyidina Rosullullah Saw sedang menyebut orang yang telinganya bersuara “NGING” dalam perkumpulan yang tertinggi (malail a’laa) dan supaya ia ingat pada sayyidina

Ibnu Taymiyyah Setelah Taubat, Hakikat Wali Allah

Ibnu Taymiyyah  Nama lengkapnya adalah Taqiuddin Abu al-‘Abbas Ahmad ibn ‘Abdil Halim ibn Abdissalam ibn ‘Abdillah ibn Taymiyah al-Haran al-Hanbal. Ibnu Taymiyyah dilahirkan di kota Harran pada hari Senin 10 Rabiul Awwal tahun 661 Hijjriyah ( Islamic calendar ). Ayahnya membawanya ke Damascus pada 667 Hijjriy ketika

Cara Membedakan Nafsu atau Bukan

Permalink to Cara Membedakan Nafsu atau Bukan
CARA MEMBEDAKAN ANTARA NAFSU ATAU BUKAN “Jika ada dua perkara yang tidak jelas (meragukan) bagimu, maka lihatlah mana di antara keduanya yang paling berat bagi nafsu, lalu ikutilah ia karena tidaklah terasa berat bagi nafsu, kecuali sesuatu yang benar.” —Syekh Ibnu Atha’illah dalam kitab Al-Hikam

Tarekat Alawiyyah Ditempuh Para Salafus Sholeh

Tarekat Alawiyyah adalah suatu tarekat yang ditempuh oleh para salafus sholeh. Dalam tarekat ini, mereka mengajarkan Al-Kitab Al-Qur’an dan As-Sunnah kepada masyarakat, dan sekaligus memberikan suri tauladan dalam pengamalan ilmu dengan keluhuran akhlak dan kesungguhan hati dalam menjalankan syariah Rasullullah SAW.

Humor Sufi : Abu Nawas Dan Menteri Bertelur

Permalink to Humor Sufi : Abu Nawas Dan Menteri Bertelur
*Humor Sufi : Abu Nawas Dan Menteri Bertelur Pada suat hari Sultan Harun al-Rasyid memanggil sepuluh orang Menterinya “Kalian tahu didepan Istana ini ada sebuah kolam.Aku akan memberikan masing-masing sebutir telur kepada kalian, menyelamlah kalian ke dalam kolam itu dan kemudian serahkanlah telur-telur itu kepadaku apabila kamu muncul kepermukaan. Aku ingin tahu kepandaian Abu Nawas.”

Abdul Wahid bin Zaid dan Calon Suami Bidadari Tercantik di Surga

Permalink to Abdul Wahid bin Zaid dan Calon Suami Bidadari Tercantik di Surga
Abdul Wahid bin Zaid, salah seorang teman Hasan al Basri, yang berasal dai Bashrah Iraq, Abdul Wahid bin Zaid meninggal pada 177 H. Abdul Wahid bin Zaid diliputi rasa takut kepada Allah, berpaling dari kelezatan duniawi, baik dalam makan maupun minum sekedarnya, ataupun dalam tindakan lain, yang tidak keluar dari batasan kezuhudan Nabi Muhammad dan

Abu Hafsh Syihabuddin al-Suhrawardi al-Baghdadi

Suhrawardi al Maqtul , Yang mempunyai nama lengkap, Abu al-Futuh Yahya bin Habsy bin Amrak, bergelar Syihabuddin. Dikenal pula sebagai al-Hakim (Sang Bijak). Berasal dari Suhraward, yang lahir pada 550 Hijriyah. Beliau meninggal dengan cara dibunuh di Halb (Aleppo), atas perintah Shalahuddin al-Ayyubi, pada tahun 587 Hijriyyah. Karena peristiwa itu ia diberi gelar al-Maqtul (yang

Semoga Kita Tidak Masuk ke Dalam Neraka

Malaikat Penjaga Neraka di pimpin oleh Malaikat Malik, yang memiliki 19 malaikat yang bertugas menyiksa  para penghuninya, salah satunya yang disebut namanya dalam Al-Qur’an adalah Malaikat Zabaniah. Dalam sebuah Hadist diterangkan: “Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan balasannya ialah orang yang diberi sepasang sandal yang talinya terbuat dari api neraka, lalu mendidihlah otaknya karena panas, laksana air panas mendidih di dalam periuk. Dia mengira

Tarekat di Indonesia, Thoriqoh Sammaniyah

Thoriqoh Sammaniyah Thoriqoh sammaniyah adalah thoriqoh pertama yang mendapat pengikut massal di nusantara. Hal yang menarik dari thoriqoh ini, yang mungkin menjadi ciri khasnya adalah corak wahdatul wujud yang dianut oleh thoriqoh sammaniyah dan Syathohat yang terucapkan olehnya tidak bertentangan dengan syari’at.

Dzikir Berjamaah

Dalil-dalil dzikir termasuk  dalil dzikir secara jahar (agak keras) Firman Allah swt. dalam surat Al-Ahzab 41-42 agar kita banyak berdzikir sebagai berikut : “Hai orang-orang yang beriman! Berdzikirlah kamu pada Allah sebanyak-banyak nya, dan bertasbihlah pada-Nya diwaktu pagi maupun petang!”. Dan firman-Nya:                         فَاذْكُرُونِي أذْكُرْكُمْ ……….. “Berdzikirlah (Ingatlah) kamu pada-Ku, niscaya Aku akan ingat pula padamu! ” (Al–Baqarah :152) Firman-Nya :                             اَلَّذِيْنَ يَذْكُرُونَ اللهَ

Galau, Berarti Masih Terhalang MenyaksikanNya

Permalink to Galau, Berarti Masih Terhalang MenyaksikanNya
Galau, Berarti Masih Terhalang MenyaksikanNya Jika hatimu masih merasa galau dan sedih berarti masih terhalang untuk menyaksikan-Nya.” —Syekh Ibnu Atha’illah dalam kitab Al-Hikam. Syekh Abdullah Asy-Syarqawi menjelaskan bahwa jika hati kita masih merasakan galau, sedih dan gelisah terhadap hal-hal yang bersifat duniawi, berarti hati kita masih terhalang dari melihat Allah dengan mata batin. Jika tidak,