NABI KHIDIR MENGUNJUNGI SYAIKHONA KHOLIL BANGKALAN

Diposting pada

Daftar Isi

Syaikhona Kholil Bangkalan adalah salah satu ulama masyhur di tanah Jawa. Selain karena kealimannya, beliau juga terkenal karena kewaliannya.

Berikut adalah kisah Syaikhona Kholil saat kedatangan seorang berbaju kumuh yang datang sambil membawa seekor anjingnya.

Suatu hari, Syaikhona Kholil Bangkalan Madura atau yang lebih dikenal dengan Mbah Kholil sedang menemui tamu-tamunya di ruangan depan.

Mbah Kholil yang juga ulama besar dan salah satu guru dari KH. Hasyim Asy’ari itu duduk dengan salah satu lutut tertekuk di depan perut beliau sambil bercengkerama dengan para tamu-tamunya ditemani secangkir kopi yang ada di hadapan masing-masing.

Ketika sedang asyik mengobrol, itu tiba-tiba datang seorang lelaki dengan pakaian lusuh sambil menuntun seekor anjing masuk ke ruangan. Kontan saja semua tamu pada heran bercampur geram.

Apalagi tanpa salam, tanpa bicara dan tanpa ijin tiba-tiba si lelaki ini menyeruput kopi milik Mbah Kholil. Terlihat juga ingus yang keluar dari hidung lelaki tak diundang ini.

Anehnya, Mbah Kholil ini tidak marah sama sekali. Mbah Kholil tampak mengubah posisi duduknya seperti posisi duduk orang sedang sholat; telapak tangannya diletakkan di atas paha, kepalanya menunduk tanpa berani menatap muka si lelaki itu

BACA JUGA:  Nabi Khidir Putra Raja yang Lahir di Gua, Saat Bayi Disusui Kambing

Justru beberapa tamu bangkit bermaksud mengusir orang aneh ini, tapi segera di cegah oleh Mbah Kholil dengan isyarat tangannya.

Beberapa saat suasana hening. Mbah Kholil tetap menunduk. Tamu yang ada di ruangan itu tak satupun ada yang berani bersuara sampai kemudian si lelaki berlalu tanpa sepatah katapun.

Selepas lelaki yang berpakaian lusuh itu pergi, Mbah Kholil baru membuka suara, “Siapa yang mau meminum kopi bekas tamuku tadi?”

Tentu saja tak seorangpun yang mau, karena kopi itu bekas diminum seorang  dengan ingus yang menempel dibawah hidungnya! Jijik!