Nabi Musa

NABI ISA MENGHIDUPKAN HAM BIN NUH ( PUTRA NABI NUH)

Diposting pada

Seperti kita ketahui bersama bahwa salah satu mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa adalah menghidupkan orang yang telah mati atas izin Allah.

Lalu saat itu para pengikut Nabi Isa meminta kepada beliau untuk membangunkan salah satu saksi terjadinya bencana bajir besar pada zaman Nabi Nuh.

Nabi Isa menghidupkan Ham bin Nuh (dibangkitkan) untuk menceritakan semuanya.

Imam Abu Ja’far bin Jarir meriwayatkan, dari Ali bin Zaid bin Jud’an, dari Yusuf bin Mihran, dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Orang-orang Hawariyyun (para pengikut Nabi Isa) pernah berkata kepada Nabi Isa bin Maryam. “Dapatkah engkau membangkitkan satu orang saja yang pernah menyaksikan kejadian bencana banjir agar ia dapat menceritakan kejadian itu langsung kepada kami?”

Maka Nabi Isa pun pergi dengan diikuti oleh sejumlah Hawariyyun hingga mereka sampai di sebuah gundukan tanah, lalu Nabi Isa mengambil satu genggam dari tanah itu dengan tangannya, lalu ia berkata.

“Apakah kalian tahu apa ini?” mereka menjawab, “Tentu Allah dan Rasul-nya lebih mengetahui.”

BACA JUGA:  NABI ISA USIA13 TAHUN SUDAH TERIMA WAHYU

Nabi Isa menjelaskan, “Ini adalah mata kaki milik Ham bin Nuh.”

Lalu tanah tersebut dipukulkan dengan tongkatnya seraya berkata, “Bangkitlah kamu dengan seizin Allah.”

Lalu seseorang bangkit dari tanah itu dengan menyeka tanah dari kepalanya yang telah beruban.

Nabi Isa bertanya, “Apakah seperti ini ketika kamu meninggal dunia?”

Ia menjawab, “Tidak, aku meninggal dunia ketika aku masih muda, namun aku mengira sudah tiba saatnya Hari Kiamat yang membuatku ketakutan hingga rambutku sampai beruban.”

Besarnya kapal Nabi Nuh

Nabi Isa berkata, “Ceritakanlah kepada kami tentang kapal Nabi Nuh.”

Lalu ia menuturkan, “Kapal itu memiliki panjang seribu dua ratus hasta dan lebar enam ratus hasta. Kapal itu memiliki tiga lantai, satu lantai terdapat hewan peliharaan dan binatang liar, satu lantai lagi terdapat manusia, dan satu lantai lainnya terdapat berbagai jenis burung.