Merasakan Angin Surga di Hijir Ismail

Merasakan Angin Surga

  Seorang saudaraku dan istrinya melaksanakan haji pada tahun 2008. Ada cerita menarik yang ia sampaikan mengenai Hijir Ismail. Katanya, saat mereka bertawaf dan mendekati Hijir Ismail, mereka merasakan adanya angin yang sangat sejuk, bahkan cenderung dingin. Mereka tidak tahu dari mana asalnya dan apakah jamaah lain ada juga yang merasakan. Herannya, angin tersebut hanya mereka rasakan saat mendekati area Hijir Ismail saja. Melihat kenyataan itu sang suami secara spontan mengatakan bahwa bisa jadi itu adalah angin surga seperti yang mereka dengar saat manasik haji. Saat manasik, mereka memang diceritakan mengenai adanya kemungkinan para jamaah bisa merasakan angin surga saat melintas dekat Hijir Ismail.

Baca juga:  Wuquf al Qolbi, Wuquf Dalam Diri

                Akhirnya mereka memutuskan untuk tak mencari tahu lebih lanjut mengenai asal usul angin tersebut. Yang penting mereka sangat mensyukuri bisa menikmati ‘angin surga’ yang begitu menyejukkan ditengah-tengah padatnya aktivitas tawaf.

(seperti yang ditulis oleh Muhammad Leo Tumewu dalam bukunya yang berjudul Haji – Realita Sebuah Takdir)

                Dari cerita diatas kita akan mendapatkan sebuah hikmah, bahwa sesungguhnya kejadian apapun yang menimpa pada diri kita, akan terasa lebih indah bila kita bisa melihatnya dengan mengingat kebesaranNYA. Kejadian apapun itu, bahkan ‘hembusan angin sejuk’ yang mungkin bagi sebagian besar orang akan dirasakan sebagai peristiwa alam biasa. Selalu ingatlah pada kebesaranNYA, pada kasih sayangNYA, pada kekuasaanNYA, maka niscaya kita akan bertemu dengan wajahNYA kemanapun kita menghadap

Tags: #Haji

Leave a reply "Merasakan Angin Surga di Hijir Ismail"