MERAIH KEBERKAHAN DARI NABI KHIDIR AS

Diposting pada

MERAIH KEBERKAHAN DARI NABI KHIDIR AS.

Nama Nabi Khidir AS menjadi misteri sangat reflektif bagi sebagian besar umat Islam. Sosok Nabi Khidir bersama Nabi Musa yang direkam sangat bagus dalam Al-Qur’an menjadi pelajaran sangat berharga dalam mengarungi dan menjalani hidup. Dari Al-Qur’an ini, banyak ulama’ memberikan penjelasan dan sekaligus kesaksian sosok Nabi Khidir yang masih selalu hadir sampai sekarang.

Salah satu ulama’ yang menjelaskan sosok Nabi Khidir adalah KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul). Bagi Guru Sekumpul, Nabi Khidir menyimpan banyak berkah yang sangat disayangkan untuk dilewatkan. Jangan sampai kita melewatkan berkah dari Nabi Khidir.

Penjelasan Guru Sekumpul diriwayatkan Abah saya (H Abdurrahman) saat mengikuti pengajian Guru Sekumpul di Keraton. Ada beberapa penjelasan Guru Sekumpul dalam meraih berkah dari Nabi Khidir.

Baca juga:  WEJANGAN NABI KHIDIR AS KEPADA SUNAN KALIJAGA

Pertama, nama asli/nama lengkap Nabi Khidir ditulis di kertas. Kemudian itu ditempel di dinding rumah atau toko/tempat usaha. Fadhilahnya adalah Insya Allah rumah itu selalu damai, aman, dan suatu saat orang yang ada di dalam rumah itu akan bertemu Nabi Khidir dan tokonya akan disukai orang banyak (syarat dagang).

Kedua, apabila nama Nabi Khidir ditulis di kertas, kemudian disimpan dan dibawa kemana-mana, maka apabila kita mendapat masalah yang sulit kita fahami, Insya Allah masalah itu bisa cepat kita fahami dan mampu kita selesaikan. Itu berkah Nabi Khidir AS.

Ketiga, nama lengkap Nabi Khidir adalah Abul Abbas (Balya bin Malkan bin Falikh bin Anbar bin Salakh bin Arfakhsyadz bin Sam bin Nuh AS bin Lumakh bin Mutawasylikh bin Idris AS bin Yard bin Mahlail bin Qainan bin Yanasy bin Syits bin Adam AS).

Baca juga:  Kisah Nyata Bertemu Langsung Dengan Nabi Khidir

Keempat, tulisannya bisa pakai bahasa Arab dan juga bisa bahasa Latin.

Mudah-mudahan berkah Rasulullah, Datu Kalampayan, Guru Sekumpul, para auliya dan orang-orang sholeh, diampuni segala dosa dan kesalahan dzohir bathin seumur hidup, qobul segala hajat, selamat dunia akhirat, husnul khatimah dan masuk surga bighoiri hisaab. Aamiin…!!!

Penulis: Muhammad Zainuddin bin H. AbdurRahman, santri Guru Sekumpul.