MENGGALI MAKNA SPIRITUAL TOKOH SEMAR

Diposting pada

Ia memandang, umur tua dan muda hanya raganya, kaya dan miskin hanya lahiriahnya, pejabat dan rakyat hanya statusnya saja di dunia yang fana. Hakikatnya semua manusia sama di mata Tuhan, semuanya layak mendapat penghormatan dan kasih sayang tanpa dibeda-bedakan. Semunya layak mendapatkan hukuman yang sama jika melanggar hukum.

Saepi Banyu (air) adalah gambaran manusia yang ilmunya lebih tinggi lagi, sifatnya air turun ke bawah dan bisa memasuki celah-celah. Ia selalu rendah hati dan bisa menempatkan diri di manapun, ia juga selalu sopan dan santun kepada siapa pun. Ia tidak merasa dirinya lebih berilmu daripada yang lain, walaupun air memiliki kekuatan yang besar.

Tahap Ilmu Bumi

Ilmu Bumi (tanah) adalah gambaran manusia yang ilmu lahir dan batinnya sangat dalam, seperti tokoh Semar yang berkulit hitam gambaran manusia yang sudah sampai pada level ilmu Bumi.

Artikel Pilihan:  MAKANAN JAWA ZAMAN KE ZAMAN

Bumi sifatnya diam, Bumi diinjak oleh banyak orang tetap diam, dan manusia membuang sampah ke Bumi tetap diam. Bumi tidak marah walau manusia merusak dan memperlakukannya semena-mena. Padahal semua kekuatan yang berasal dari api, air dan angin ada di dalam Bumi, tetapi ia memendamnya dan tidak menunjukannya. Artinya tidak sombong walau memiliki banyak ilmu dan kemampuan.

Semua tumbu-tumbuhan tumbuh di Bumi. Hewan dan manusia memakan hasil tanaman yang tumbuh di Bumi. Artinya manusia yang sudah mencapai Ilmu Bumi ia mampu memberi manfaat kepada tumbuhan, hewan dan sesama manusia (hidup harmonis bersama alam). Kasih, sayang dan cintanya dia persembahkan untuk alam beserta isinya.

Demikianlah tokoh Semar yang berkulit hitam, simbol manusia yang mencapai tahap ilmu Bumi.

Wajah Semar

Wajah Semar digambarkan berwarna putih menggambarkan hati dan pikirannya yang bersih, yang tercermin di wajahnya.