wali autad, ali bin abi thalib,Saqati,Abu Ubaidah,karomah Umar bin Khattab,Karomah Abu Bakar

KISAH SAYYIDINA UMAR BIN KHATTAB MEMBENTAK MALAIKAT MUNKAR NAKIR DI ALAM KUBUR

Diposting pada

KISAH SAYYIDINA UMAR BIN KHATTAB MEMBENTAK MALAIKAT MUNKAR NAKIR DI ALAM KUBUR

Sayyidina Umar bin Kaththab r.a begitu populer dalam sejarah keislaman. Sebelum berada dalam barisan Islam bersama Rasulullah Saw., ia justru orang yang paling menentang dengan keras terhadap ajaran Islam.

Namun, berkah doa dari Nabi Saw., ia menjadi pengikut setia, rela mengorbankan jiwa dan hartanya untuk mendakwahkan Islam bersama Nabi Saw.

Sayyidina Umar memang terkenal dengan karakter yang keras dan garang. Bukan hanya manusia yang takut dengannya. Bahkan, setan pun jika melihat Sayyidina Umar di jalan yang akan dilewati, pasti akan mencari jalan lain. Saking takutnya pada beliau.

Berikut kisah menakjubkan terkait Sayyidina Umar dan Malaikat Munkar-Nakir, yang dinukil dari al-Imam fi Adillat al-Ahkam karya ‘Izzuddin bin ‘Abdissalam.

Kisah ini diceritakan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a dan Sayyidina Abdullah bin Umar r.a, putranya.

Malaikat Munkar-Nakir Kurang Tampan

Seperti yang kita tahu, bahwa kedua malaikat ini, Munkar dan Nakir, bertugas untuk mempertanyakan beberapa perkara di alam kubur.

Sepertinya akan menjadi momen yang paling mendebarkan. Siapa kira-kira yang akan menang dalam persoalan kali ini. Sayyidina Umar yang terkenal garang, sampai setan pun takut padanya.

Atau, malaikat di alam kubur yang juga dikenal menyeramkan dan keras?.
Beginilah ceritanya.

Sewaktu Sayydina Umar wafat dan jasadnya sudah dikuburkan, orang-orang pun meninggalkan pemakaman. Hanya Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang berada di area pemakaman.

Sepertinya, rasa penasaran mulai merasuki pikiran Sayyidina Ali. Ia ingin mengetahui, bagaimana dialog yang akan terjadi antara dua makhluk yang sama-sama menyeramkan itu.

BACA JUGA:  RASULULLAH SAW : "APA YANG KAMU SUKA DIDUNIA INI?"

Ketika kedua malaikat itu datang menghampiri Sayyidina Umar. Ternyata Sayyidina Umar kaget dan merasa takut, sebab tampang dari kedua malaikat itu.

“Padahal, aku ini sahabat Nabi”, kata beliau.

Selevel sahabat pun, dan yang terkenal garang masih kaget dan takut dengan rupa mereka. Bagaimana pula dengan yang bukan sahabat, pasti sudah amat ketakutan bukan.

Sehingga, Sayyidina Umar memberi masukan pada kedua malaikat itu, agar memperbaiki tampangnya jika mendatangi seorang mukmin selain dirinya.

“Yang agak tampan sedikit lah, kasihan mereka”,
begitu kata Sayyidina Umar.

Dengan karomah yang dimilikinya, Sayyidina Ali dapat mendengar secara langsung dialog tersebut. Ia takjub.
Begitu besarnya manfaat Umar untuk umat Islam, baik ketika ia hidup maupun sudah wafat.

Setelah Ditanya, Sayyidina Umar Bertanya Balik ke Malaikat Munkar-Nakir

Peristiwa yang hampir serupa juga dialami langsung oleh putranya, Abdullah bin Umar r.a. Abdullah ingat, bahwa dulu Nabi Saw. pernah bercerita tentang bagaimana keadaan mayat untuk pertama kalinya di alam kubur.

Bahwa akan ada yang mendatanginya, dua makhluk yang begitu menyeramkan dan menakutkan. Yakni, Munkar dan Nakir. Keduanya membawa gada. Jika gada dihantamkan ke gunung, niscaya gunung itu akan hancur. Lantas bagaimana jika dipukulkan pada manusia? Tak terbayangkan.