rabiah

KISAH HASAN AL BASRI SHOLAT DI ATAS AIR DAN RABIAH AL ADAWIYAH SHOLAT DI ATAS ANGIN

Diposting pada

Daftar Isi

“KISAH HASAN AL BASRI SHOLAT DI ATAS AIR DAN RABIAH AL ADAWIYAH SHOLAT DI ATAS ANGIN”

ketika Rabi’ah lewat di depan rumah Hasan. Saat itu Hasan termenung di jendela. Ia sedang menangis dan air matanya menetes jatuh mengenai pakaian Rabi’ah. Mula mula Rabi’ah mengira hujan turun, tetapi setelah ia menengadah ke atas dan melihat Hasan, sadarlah ia bahwa yang jatuh menetes itu adalah air mata Hasan.

Rabiah berkata kepada Hasan. “Tahanlah air matamu. Jika tidak, di dalam dirimu akan menggelora samudera sehingga engkau tidak dapat mencari dirimu sendiri kecuali pada seorang Raja Yang Maha Perkasa.”

Teguran itu tidak enak di dengar Hasan, namun ia tetap menahan diri. Di belakang hari ia bertemu dengan Rabi’ah di tepi sebuah danau. Hasan menghamparkan sajadahnya di atas air dan berkata kepada Rabi’ah,

“Rabi’ah, marilah kita melakukan shalat sunnat dua raka’at di atas air!.”

Artikel Pilihan:  IMAM HASAN AL-BASRI DAN PEMUDA WALIYULLOH

Rabi’ah menjawab : “Hasan, jika engkau mempertontonkan karomahmu di tempat ramai ini, maka karomah itu haruslah yang tak dimiliki oleh mahluk Allah lainnya.”

Sesudah berkata Rabi’ah melemparkan sajadahnya ke udara, kemudian ia melompat ke atasnya dan berseru kepada Hasan : “Naiklah ke mari Hasan, agar orang orang dapat menyaksikan kita.”

Hasan yang belum mencapai ketaqwaan seperti itu tidak dapat berkata apa.apa.

Kemudian Rabi’ah mencoba menghiburnya dan berkata : “Hasan, yang engkau lakukan tadi dapat pula dilakukan oleh seekor ikan dan yang ku lakukan tadi dapat pula dilakukan oleh seekor lalat. Yang terpenting bukanlah karomah seperti itu. Kita harus mengabdikan diri kepada dzat memberikan kita kelebihan.