KISAH CINTA SEORANG PEMUDA KEPADA RASULULLAH DAN WAFAT DI PANGKUAN BAGINDA NABI S.A.W

Diposting pada

Daftar Isi

Dan tak beberapa lama Umar dan sahabatnya itu pun sampai di tempat yg di tunjuk. Dan bertemu dengan seorang pemuda, dia terlihat lusuh dan menangis. Umar pun menyapa dan berucap salam padanya, dia pun hendak lari namun Umar memberi pengertian padanya, Bahwa Rasulullah mencarinya karena beberapa hari tidak melihatnya.

Sambil sesenggukan pemuda ini bertanya,
“Apakah Rasulullah marah padaku? Atas apa yang telah Aku perbuat aku sangat malu dan tak pantas orang sepertiku ini berjumpa dan memandang Rasulullah.?”

Lalu si pemuda ini jatuh pingsan

Maka Sayyidina Umar pun membopongnya pulang, dan setelah sampai di kota Madinah, Sayyidina Umar menyampaikan bahwa Tsa’laba Bin Abdurrahman telah di temukan dan beliau menceritakan perihal yang terjadi pada dan saat ini ia sekarang ada dirumahnya.

“Apakah perlu aku memanggilnya Ya Rasulullah.?” Tanya Sayyidina Umar.

Baca juga:  SESUNGGUHNYA RASULULLAH LAH YANG KUCIUM

Rasulullah pun menjawab,
“Tidak wahai Umar, biar Aku yang akan mendatanginya.”

Maka Rasulullah pun berangkat ke rumah Tsa’laba dan beberapa sahabat ikut bersama beliau.

Setelah sampai di rumah Tsa’laba, ternyata ia jatuh sakit. Maka Rasulullah pun Menghampirinya, dan meletakkan kepala Tsa’laba dalam pangkuan Rasulullah. Namun Tsa’laba tidak mau.

“Jangan Wahai Rasulullah, tak pantas kepala yang hina ini berada dalam pangkuanmu.”

“Ada apa denganmu wahai anak muda?” Tanya Rasulullah. “Kemanakah beberapa hari ini engkau Wahai Ibni Abdurrahman?”

Kemudian Tsa’laba menjawab
“Betapa besar rasa cinta ini kepadamu ya Rasulullah, namun aku merasa telah melukai perasaan anda atas apa yang telah aku perbuat”.

Tsa’laba pun menceritakan apa yang dia alami kepada Baginda Rasul. Dan Rasulullah pun tersenyum dan bangga atas cinta pemuda ini.

Bersamaan dengan itu, Tsa’laba menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan Rasulullah. Dan kemudian Rasulullah ikut serta memandikannya, mengkafani, dan menjadi imam shalat. Bahkan Rasulullah sendiri yang turun ke liang lahat untuk memasukkan jenazah nya.

Baca juga:  KISAH KETIKA ROSULULLAH MASIH DALAM KANDUNGAN

Dan ada kejadian yang tak seperti biasa saat Rasulullah ikut memikul jenazahnya, Beliau berjalan dengan kaki menjingkat (jawa ; Berjinjit ) maka para sahabat heran dan bertanya,
“Mengapa Anda berjalan seperti itu ya Rasul?”.

“Ini semua karena jalanan ini telah sempit dan kakiku tak bisa berjalan seperti biasa, karena banyaknya para Malaikat yang turun ikut mengantarkan jenazah Ini.”

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.
________________________
Silahkan share, semoga bermanfaat.
JAZAKALLAHU KHAIRAN ADMIN🙏