Ketika Nabi Khidir Hadir di Kanzus Shalawat Habib Luthfi

Ketika Nabi Khidir Hadir di Kanzus
Shalawat Habib Luthfi
_______________________________

KH Abdullah Saad hadir dalam
acara ngaji Kliwonan Habib Luthfi
bin Yahya di Gedung Kanzus Shalawat, Pekalongan. Kiai Saad
menceritakan apa yang terjadi ketika berada pas di belakang Abah Luthfi usai pengajian.

Sambil menerima ribuan para
jamaah yang sedang antri bersalaman, Abah Luthfi yang
posisi duduk di kursi ngaji di dalam gedung Kanzus, beliau melirik ke Kiai Saad agar memperhatikan seorang pengemis yang duduk jongkok di pintu masuk gedung paling ujung.

Kiai Saad hanya memperhatikan.
Dan memang melihat laki-laki
berpenampilan pengemis yang
sedang jongkok dan merokok tersebut. “Yang kamu lihat kemarin, itulah Nabi Khidzir,” tutur Habib Luthfi kepada Kiai Saad, sehari kemudian, di kediaman Habib Luthfi.

Baca juga:  KH Abdulloh Faqih dari Banyuwangi ke Bali Lewat dalam Tanah

“Betapa kagetnya kiai asal Solo tersebut. Dalam batinnya, kalau saja Abah Luthfi memberitahu saat masih di tekape, ia akan beranjak salaman kepada pengemis itu. Dalam hati, ia mengaku bila tampilan pengemis
yang saat itu hadir Kliwonan tidak seperti pengemis yang biasa dilihat.”

“Saya sudah bertahun-tahun ikut
Kliwonan, tentu kenal dengan wajah dan pakaian pengemis yang biasa ikut, tapi ketika itu, saya memang heran dengan pengemis itu karena lain daripada yang lain,” ujar Kiai Saad.

Cerita Kiai Saad tersebut ternyata
dibenarkan oleh beberapa jamaah.
Bahkan, sumber Dutaislam.com
yang juga putra angkat Abah Luthfi menyebutkan kalau setiap acara Kliwonan, Kanjeng Nabi Muhammad Saw dan Waliyullah Nabi Khidzir As., selalu hadir. Hanya orang-orang tertentu saja yang mengetahui dan bahkan diajak ngobrol atau ngopi tanpa kenal identitas.

Baca juga:  Kisah Mbah Maksum Lasem Uji Kewalian Mbah Hamid Pasuruan

Kejadian ini merupakan pengalaman Kiai Saad pada Jumat Kliwon 07 Oktober 2016. Hal itu dikisahkan di tengah menghadiri acara pengajian di Ponpes Darul Arafah, Keciput, Belitung, Babel, Sabtu 19 November 2016 malam

Dalam catatan kaum sufi, banyak
para wali Allah yang, selalu hadir
memberikan keberkahan bagi setip
jamaah yang hadir ikut Kliwonan
Kanzus Shalawat sejak diadakan
tahun 1996 silam itu. Para auliya
datang karena Kanjeng Nabi yang
rawuh.

Ciri Nabi tidak rawuh di Kliwonan,
kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya tersebut,
adalah ketika doa tawassul yang
dibaca Abah Luthfi tidak selengkap
seperti biasanya. Dalam kliwonan,
sebelum dzikir bersama dalam
bentuk tahlilan khas, beliau mengajak jamaah untuk membacakan Al-Fatihah kepada
nama-nama besar, terutama
keluarga Nabi dan para sahabat,
sebagai bentuk tawassul.

Baca juga:  Wali Paidi 36, Wali Kacang Godog

Ketika doa tahlil yang dibacakan
lebih panjang dari biasanya, itu
kadang juga pertanda. Dulu, ketika
ada jamaah Habib Luthfi kecelakaan di sebuah tol wilayah Semarang, tahlilan yang dibacakan sangat panjang sekali. Jamaah yang memiliki nalar spiritual tinggi, bisa merasakan itu.

Karena itulah, orang-orang yang
mengetahui fadhilah Kliwonan, dari sudut manapun dia tinggal, akan selalu hadir. Bahasa jawanya, “ngesot yo dilakoni”. Tapi bagi yang hanya niat ingin mendapatkan kemuliaan duniawi, ia mungkin saja akan mendapatkan apa yang diinginkan, tapi lebih mulia jika ngaji hanya untuk ngaji dan ikhlas lillai ta’ala. Insyallah berkah, selamat dunia, sentosa akhirat.

Wallahu a’lam . (adi)

Sumber : https//www ngopibareng id

Tags: #Habib Luthfi #Nabi Khidir

Leave a reply "Ketika Nabi Khidir Hadir di Kanzus Shalawat Habib Luthfi"