Gus Miek, Doa Untuk Meredakan Nafsu

Diposting pada

Daftar Isi

PESAN GUS MIEK : DUA DOA PENTING UNTUK SELURUH MUSLIM

Amalan Doa Memohon Diredakan Nafsunya dan Selamat Dunia Akhiratnya – Pagi ini secara agak sengaja saya membaca kitab Dzikrull Ghafilin yang merupakan kitab berisi aurad majelis dzikrul Ghafilin yg merupakan majelis asuhan Almarhum Romo Kyai Haji Hamim Djazuli atau seringkali dipanggil dengan Gus Miek.

Nah, Gus Miek sendiri merupakan tokoh besar semasa hidupnya dan mendarmabaktikan kehidupannya untuk berdakwah mengajak masyarakat luas agar kembali kepada ajaran Islam yg benar. Pusat perhatian dakwah beliau adalah para pemabuk, pezina, dan orang-orang “tidak enak” yg dgn keberanian dan kemantaban imannya, beliau secara langsung terjun ke dalam “dunia gelap” tersebut untuk memberikan cahaya terang yg abadi, yaitu cahaya islam.

Doa ini ada pada sampul bagian belakang dari kitab Dzikrul Ghafilin yg tertulis sebagai pesan dan doa Gus Miek yg apabila kita perhatikan secara seksama isinya, maka sangatlah bermanfaat bagi setiap muslim apabila mereka bersedia mengamalkannya.

Doa ini ada dua, yg pertama doa berisi permohonan kepada Allah minta agar nafsunya mereda. yg kedua doa permohonan kepada Allah agar kehidupan duniawi yg fana ini tidak mengganggu dirinya dalam mencari bekal untuk akhiratnya.

Berikut ini teks doanya:

1. Doa Minta agar nafsunya mereda:

اللَّهُمَّ اَنْعِشْنَا بِا لمَوْتَةِ الأُولَي وَالوِلَادَةِ الثَّانِيَة وَ اَحْيِنَا بِالحَيَاةِ البَاقِيَةِ فِي هَذِهِ الدُّنْيَا الفَانِيَةِ

Artinya: “Ya Allah, semangatkanlah hamba ini dengan dapat mati pertama (maksudnya mati hawa nafsunya) dan lahir yg kedua (maksudnya tanpa hawa nafsu) dan hidupkanlah hamba dgn hidup Yg kekal (tanpa nafsu yg membahayakan) di dalam dunia yg fana ini.”

BACA JUGA:  DALAM MULUT GUS MIEK ADA "LAUTAN"

2. Doa mohon minta agar kehidupan duniawi tidak mengganggu kehidupan ukhrawi:

اللَّهُمَّ اجْعَلِ الدُّنْيَا تَحْتَ اَيْدِيْنَا وَلاَ تَجْعَلْهَا فِي قُلُوْبِنَا وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا اَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah dunia berada di bawah tanganku saja dan jangan sampai masuk terfikir di dalam hatiku, dan janganlah jadikan dunia itu pusat keprihatinanku (yg banyak difikir hanya dunia saja) dan janganlah menjadi terminal ilmuku (jangan sampai ilmuku untuk mencari dunia semata).”

bahwasanya dua doa ini apabila kita cermati dan kita renungi isi kandungannya akan sangat jelas terlihat bahwasanya dua doa di atas memiliki kandungan dan isi yg sangat penting untuk diamalkan. Oleh karena itu mari kita amalkan sesuai kemampuan kita dalam setiap kesempatan kita khususnya di dalam waktu-2 mustajab atau waktu2 yg sangat dianjurkan untuk berdoa.

Di antara waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa yaitu setelah selesai adzan dan sebelum iqamah, setelah selesai shalat, ketika turun hujan, ketika berada di tengah malam atau sepertiga malam terakhir, dan waktu-2 mustajab lainnya yang sangat banyak dan menjadi bukti akan kemurahan Allah ta’ala kepada umat yg sangat baik ini.

(majeliswalisongo)