Dzikir Hu Allah

Dzikir Hu Allah,4.43 / 5 ( 7votes )

Ilmu Dzikir nafas
=================
Dengan dzikir nafas kita akan selalu mengerti bahwa dalam diri kita mempunyai keyakinan dan keimanan yang haqiqi yang selalu kembali kepada Allah. Ilmu Dzikir Nafas, yaitu pernafasan dengan mengucapkan dzikir HU ALLAH, proses dzikir tersebut yang diikuti dengan irama naik dan turunnya nafas, karena
nafas adalah kembaran Ruh, Ruh adalah hakikat dan nafas adalah syariatnya di alam ini, makanya Ruh diibaratkan kapal dan ombak bagaikan nafas.

Jika ombak tenang maka tenanglah perjalanan kapal, begitu juga dengan Ruh, jika nafas seorang tenang, maka ia memberi kesan pada ruhnya.

Oleh sebab itu apabila pernafasan itu baik dan benar maka akan baik pulalah perjalanan ruh dengan Tuhannya.

 

Ilmu Nafas bukanlah hal yang baru dan sebenarnya sudah ada sejak zaman Rasulullah Saw dan diajarkan kepada para sahabat dan para pengikutnya untuk latihan riyadhah secara khusus, Didalam pengertian kalimat dzikir sebagai mengingat kepada Allah dan zikir merupakan kendaraan agar seorang hamba sampai kehadirat Allah semata-mata, bila manusia sampai kehadirat Allah maka apapun yang manusia kehendaki maka Allah akan mengabulkan segala kehendaknya.

Nafas kita normal keluar masuk sehari semalam sebanyak 24.000x yaitu pada siang 12.000x dan pada malam 12.000x karena inilah jumlah jam sehari semalam 24 jam, pada siang 12 jam dan malam 12 jam, seperti huruf “ Laa Ilaaha Illallah Muhammadur Rasulullah ”, masing-masing mempunyai 12 huruf berjumlah 24 huruf semuanya, barang siapa mengucap dengan sempurna 7 kalimah itu niscaya ditutupkan Allah pintu Neraka yang 7, barang siapa mengucap yang 24 huruf ini dengan sempurna niscaya diampuni Allah Ta’ala yang 24 jam.

Hal Inilah yang menjadi persembahan hamba kepada Tuhannya yang tiada putus-putusnya, nafas adalah sumber kehidupan tanpa nafas maka hancurlah kehidupan ini, Nafas adalah al-Hayat yang datang dari Tuhan ia adalah rahasia Illahi.

Baca juga:  MEMBUKA RAHASIA ENERGI BACAAN - BACAAN DZIKIR

Dzikir nafas adalah untuk pembersihan rohani, Setiap makhluk hidup memiliki nafas, melihat, mendengar, merasa itu semua termasuk didalam sifat Al-Hayat, Manusia bisa hidup tanpa memiliki mata, telinga, tangan dan anggota tubuh lainnya akan tetapi manusia tidak akan bisa hidup tanpa nafas, dan manusia bisa berkata-kata dan melakukan perbuatan apa saja, hal itu semua berlaku karena Qudrat dan Iradat dari Allah dan sesungguhnya nafas berada di dalam Qudrat dan Iradat Allah
__________________________________
Adapun proses turun dan naiknya nafas dari tubuh kita tidak ada yang awal dan tiada yang akhir, begitu juga dengan jutaan makhluk hidup lainnya, dan nafas juga sebagai penghidup hati dan jasad dengan memahaminya serta mempelajarinya akan membawa manusia kepada kesempurnaan hidup serta memimpin gerak seluruh anggota badan ini tanpa komando suara maupun gerak isyarah
__________________________________
Pertama Allah mengerakkan Ruhani dari ruhani mengerakan Al-Hayat dari Al-Hayat menggerakkan nafas dan dari nafas menggerakkan jasad dan adalah pada hakikatnya itu Allah juga yang menggerakkan sekalian gerak
__________________________________
Segala macam gerak atau perbuatan apakah perbuatan diri sendiri ataupun perbuatan yang terjadi diluar dirinya, memiliki dua macam pengertian, pengertaian pertama dinamakan Mubasyarah dan pengertian ke dua dinamakan Tawallud kedua macam pengertian ini tidak dapat terpisah satu sama lainnya, Hal ini didasarkan perbuatan Allah Sebagaimana firman Allah Swt : “ Tidaklah anda yang melempar ( Hai muhammad ) tetapi Allah lah yang melempar ketika anda melempar “
__________________________________
Zikir Nafas memiliki rangkaian tersendiri dan terbagi menjadi 4 bagian yaitu : Zikir Nafas, Nupus, Tanapas dan Ampas, Keempat perkara tersebut berkaitan diantara satu sama lainnya
__________________________________
Pertama hidup nafas itu karna ampas, dan hidup ampas itu karna nupus, manakala hidup nupus itu dengan rahasia dan rahasia itulah yang merupakan rahasia Allah, Nupus, Ampas dan Tanapas itu adalah satu perkara yang ghaib, nafas tidak dapat dirasa, diraba serta dilihat wujudnya
__________________________________
Sabda Rasululloh Saw : “ Nafas itu suatu jauhar yang masuk dan keluar dari badan, sehingga apabila menjadi kurang ilmu kepadanya, maka yaitu jahil namanya, tiada mulia kepada Allah Ta’ala pada hari kiamat, didalam kubur dan didalam titian Sirat al-Mustaqim, karena sesungguhnya anfas tiada masuk ke dalam tubuh dan tanaffas itu tidak keluar daripada badan “.
__________________________________
Sedang nafas itu masuk dan keluar dari pada badan.” Dinaikkan Tanafas hingga ditempatkannya dengan sempurna di Nufus dengan melihat pada mata hati itu dari Allah dengan Allah dan untuk Allah
__________________________________
Allah mengerakkan Rohani dari Rohani menggerakkan Al-Hayat, dari Al-hayat mengerakkan Nafas, dari Nafas mengerakkan Jasad dan pada hakekatnya Allah yang mengerakkan sekalian yang ada.
__________________________________
Zikir Nafas adalah Nur yang memancar keseluruh jiwa bagi pengamalnya dan besar akan manfaatnya, dengan melakukan zikir nafas akan menghancurkan kebekuan darah hitam yang berada dihati yang dianggap sebagai istana iblis, dan selagi istana Iblis tidak terpecah dan hancur musnah Nur Qalbi sebagai penyuluh lampu marifat yang diharapkan itu tidak mungkin tercapai, Imam Ghazali mengatakan ” Dzikir yang dilakukan dengan cara menahan nafas akan mempercepatkan proses penyucian hati ”
__________________________________
Zikir Nafas menghubungkan Hayat Qalbu kita kepada Alam Roh, Nafas datang dan pergi kepada Allah setiap saat dan setiap nafas yang tidak berzikir maka nafas itu tidak akan membawa manfaat kepada Qalbu dan Roh kita, yang pada umumnya manusia tidak sadar bahwa hidup dia di kuasai penuh oleh pengedaran nafas keluar dan masuk dari Allah tanpa zikir nafas ia tidak akan memperolehi barakah dan nikmaat dari Allah, Sebagaimana Rasulullah Saw Bersabda : “ Barang siapa keluar masuk nafas tanpa zikir Allah maka sia-sialah ia ”.
__________________________________
Adapun mengetahui Ilmu Nafas untuk memperteguh keyakinan dan keimanan akan adanya kebesaran Allah, namun disamping itu ada manfaat lain bagi seorang hamba yang mengharap akan suatu keberkahan, maunah bagi kehidupan sehari-hari
__________________________________
Ilmu Dzikir Nafas pada zaman dahulu dipelajari dan diamalkan oleh para Nabi dan para Wali, suatu keilmuan yang mengarah ketauhid atau menyingkap jati diri, kita harus meningkatkan ketaatan ibadah terhadap Tuhan dan dibarengi dengan ilmu agama, Karena ilmu agama adalah ilmu yang akan menyelamatkan diri kita dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak
__________________________________
Keilmuan Dzikir Nafas akan menunjukkan pada anda, bagaimana caranya mengatasi berbagai masalah yang mengintai dalam kehidupan serta memuat berbagai alternatif solusinya, rahasia ilmu ini masih banyak hikmah dan manfaat lainnya dan akan sangat bermanfaat pada orang-orang beristiqomah dalam mengamalkan suatu ilmu
__________________________________
BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM ALLAMUMMA KUN HU SIRRULLAH, HU ALLAH MENJADI RASA, RASA SIRR TA ‘AZZAZTU BIROBBIL ‘IZZATIWAL JABARUUT, WA TAWAKKALTU ‘ALAL HAYYIL LADZII LAA YAMUUT, SYAAHATIL WUJUUH, WA’AMATIL ABSHOORU, TAWAKKALTU ‘ALAL WAAHIDIL QOHHAR, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘AZHIIM

Dibaca selama 7 hari dimulai pada hari senin, khasiatnya tergantung niat sipengamalnya untuk apa..Jangan di gunakan Untuk kmaqsiatan

Baca juga:  Inilah Bacaan Dzikir Nafas Yang Sebenarnya

Al,Zikri assegaf
———-

Tags: #Cara Dzikir #Nafas yang Berdzikir

GAGALNYA DZIKIR KEPADA ALLAH
GAGALNYA DZIKIR KEPADA ALLAH Di dalam dzikirmu engkau harus mengenal Allah, janganlah sebatas
HAKIKAT ZIKIR MENURUT SYEIKH ABDUL QADIR AL JILANI
HAKIKAT ZIKIR MENURUT SYEIKH ABDUL QADIR AL JILANI Syeikh Abdul Qadir Al Jilani
WALI INI DUDUK DZIKIR SELAMA 3 TAHUN
SYEIKH al-‘Arif Billah Abdul Malik bin Ilyas Purwokerto (Mbah Malik), adalah orang yang
TURUN NAIK NYA NAFAS UNTUK DZIKIR
Jika Asma Allah diucapkan sekali saja dengan lisan, itu disebut dzikir (mengingat) lisan,

Leave a reply "Dzikir Hu Allah"