Dawuh Mbah Maimun Zubair Kepada Gus Idris Tambak Beras

Diposting pada

Daftar Isi

Suatu hari Gus Idris, putra Kyai Jamaluddin Tambakberas bersama beberapa temannya, sowan ke ndalem Syaikhina KH Maimoen Zubair Sarang Rembang.

Kebetulan pas di Pondok Al Anwar Rembang baru selesai selamatan di Musholla. Gus Idrispun bersama temannya dipersilahkan untuk ikut menyantap hidangan yang diletakkan dalam nampan besar.

Karena tamu dari jauh, Kyai Maimun berkenan mempersilahkan sendiri kepada Gus Idris dan kawan-kawan. Namun cara mempersilahkan yang disampaikan Kyai Maimun agak berbeda; “Kamu mau jadi kyai ndak?” Gus Idris dkk pun kemudian serentak menjawab : “inggih Yai!” Kemudian Kyai Maimun berkata : “Kalo kepingin jadi kyai, ayo habiskan makanan di nampan itu jangan sampai tersisa!” seraya kundur dulu ke rumah.

Rombongan tamu dari Tambakberas inipun membelalakkan mata, karena nasi dan lauknya begitu banyak dalam nampan besar, mereka berfikir apa ya kuat menghabiskan makanan sekian banyaknya.

Tapi tak urung merekapun serentak berkata : “inggih Yai!”. Akhirnya dengan agak memaksa-maksa merekapun menghabiskan seluruh nasi di nampan besar yang tersedia dihadapan mereka.

BACA JUGA:  KH HASAN ASY'ARI - MBAH HASAN MANGLI WALI YANG PENUH KAROMAH

Begitu mereka selesai bersantap, Kyai Maimun kembali menghampiri dan bertanya:” sudah habis?” Gus Idris dkk menjawab : “sampun Kyai!” Kyai Maimun sambil tersenyum simpul berkata : “Saya kasih tahu ya, Kyai itu makannya ndak banyak-banyak!” Lhooo?! Seluruh rombongan termasuk Gus Idrispun kaget, bingung bercampur malu. Mereka berusaha menghabiskan makanan demi bisa menjadi Kyai, malah akhirnya didawuhi seperti itu.

Waduh, dengan menahan rasa sakit perut karena kekenyangan, Gus Idris dkk hanya bisa bengong, tidak tahu harus berkata-kata apa! Hehe Gus Idris dikasih pelajaran yg berharga dari romo Yai Maimun!