Kategori: Tasawuf

Galau, Berarti Masih Terhalang MenyaksikanNya

Permalink to Galau, Berarti Masih Terhalang MenyaksikanNya
Galau, Berarti Masih Terhalang MenyaksikanNya Jika hatimu masih merasa galau dan sedih berarti masih terhalang untuk menyaksikan-Nya.” —Syekh Ibnu Atha’illah dalam kitab Al-Hikam. Syekh Abdullah Asy-Syarqawi menjelaskan bahwa jika hati kita masih merasakan galau, sedih dan gelisah terhadap hal-hal yang bersifat duniawi, berarti hati kita masih terhalang dari melihat Allah dengan mata batin. Jika tidak,

Mencapai Makrifat Dzatullah

Permalink to Mencapai Makrifat Dzatullah
Makrifat Dzatullah, Dalam penglihatan kepada Allah walau sudah ditampakkan dengan jelas yang tidak teralingi lagi tak perlu diterangkan secara fulgar atau apa adanya. Sebagaimana pendapat Imam besar Al Ghazali, ilmu mukasyafah adalah ilmu yang tersembunyi, dan hanya diketahui oleh mereka yang benar-benar mengenal Allah.

Kisah Iblis Menolong Seorang Pemuda Ke Masjid

Permalink to Kisah Iblis Menolong Seorang Pemuda Ke Masjid
Kisah Iblis Menolong Seorang Pemuda Ke Masjid, ini bermula ketika seorang pemuda bangun pada awal pagi untuk sholat Subuh di masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju ke masjid. Di pertengahan jalan menuju ke masjid, pemuda tersebut jatuh dan pakaiannya kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju,

Kajian Tasawuf, Penyebab Kerasnya Hati

Permalink to Kajian Tasawuf, Penyebab Kerasnya Hati
Mengenai Kerasnya Hati, Ibnu al-Qayyim rahimahullah mengatakan dalam kitabnya Bada’i al-Fawa’id , “Tatkala mata telah mengalami kekeringan disebabkan tidak pernah menangis karena takut kepada Allah ta’ala, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya keringnya mata itu adalah bersumber dari kerasnya hati. Hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras.”Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah