Kategori: Kisah Nabi

Mukjizat Nabi Muhammad, Menghidupkan Orang Mati

Permalink to Mukjizat Nabi Muhammad, Menghidupkan Orang Mati
KISAH NABI MUHAMMAD MENGHIDUPKAN TIGA MANUSIA DARI KEMATIAN Secara adat, setiap manusia dilahirkan sekali dan akan mati sekali. Kenapa adat, karena pengalaman kita melihat setiap orang yang mati kemudian dikubur ngak bisa hidup lagi. Tapi sebenarnya tidak demikian. Ada beberapa peristiwa yang Allah buat untuk menjadi pengajaran kepada kita bahwa Allah berkuasa menghidupkan dan mematikan

Nabi Khidir Hadir, Saat Nabi Muhammad Wafat, 1

Permalink to Nabi Khidir Hadir, Saat Nabi Muhammad Wafat, 1
Ibnu Mash’ud berkata: “Ketika Rosullullah saw telah mendekati ajalnya, beliau mengumpulkan kami sekalian dikediaman ibu kita Siti Aisyah, kemudian beliau memperhatikan kami sekalian sehingga berderrailah air matanya dan bersabda: “Selamat datang bagi kamu sekalian dan mudah-mudahan kamu sekalian dibelas kasihani oleh Allah, saya berwasiat agar kamu sekalian bertaqwa kepada Allah serta mentaatiNya. Sungguh telah dekat

Nabi Khidir Hadir Ketika Rosullullah Wafat, bag 2

Permalink to Nabi Khidir Hadir Ketika Rosullullah Wafat, bag 2
“Masuklah Engkau Malaikat Kematian, Maka Malaikat Kematianpun masuk sambil mengucapkan salam, “Assalamu ‘alaika yaa Rosullullah” Rosullullah menjawab, “Wa laika salam, hai malaikat kematian, engkau datang untuk berkunjung atau untuk mencabut nyawaku?” Kata malaikat Kematian, “Saya datang untuk berkunjung dan untuk mencabut nyawa, sekiranya Engkau mengijinkan. Kalau tidak maka saya akan kembali”.

Abdul Wahid bin Zaid dan Calon Suami Bidadari Tercantik di Surga

Permalink to Abdul Wahid bin Zaid dan Calon Suami Bidadari Tercantik di Surga
Abdul Wahid bin Zaid, salah seorang teman Hasan al Basri, yang berasal dai Bashrah Iraq, Abdul Wahid bin Zaid meninggal pada 177 H. Abdul Wahid bin Zaid diliputi rasa takut kepada Allah, berpaling dari kelezatan duniawi, baik dalam makan maupun minum sekedarnya, ataupun dalam tindakan lain, yang tidak keluar dari batasan kezuhudan Nabi Muhammad dan

Dialog Tuhan dan Musa as di Bukit Thursina

Permalink to Dialog Tuhan dan Musa as di Bukit Thursina
Dialog Tuhan dan Musa as di Bukit Thursina “Dan tatkala Musa datang untuk bermunajat pada waktu yang kami tentukan, dan Tuhan-Nya berbicara kepadanya, maka Musa berkata : Ya Tuhanku, nampakkan (Dirimu) kepadaku agar aku dapat melihat-Mu”. “Tuhan berfirman: “Kamu tidak akan dapat melihat-Ku, tetapi lihatlah bukit itu, bila bukit itu tetap di tempatnya (seperti semula)