Kategori: Kisah-Kisah

Karomah Syeh Abdul Qodir Jailani: 25 Tahun Mendiami Padang Pasir

Permalink to Karomah Syeh Abdul Qodir Jailani: 25 Tahun Mendiami Padang Pasir
Karomah Syeh Abdul Qodir Jailani, Syaikh Abu Suud al-Harimi meriwayatkan bahwa beliau pernah mendengar Syeh Abdul Qodir berkata, “Selama 25 tahun aku mendiami padang pasir Iraq, tidak pernah bertemu dg orang dan ditemukan orang. Pada masa itu, sekelompok jin dan rijal ghaib datang kepadaku dan aku mengajarkan jalan menuju Allah kepada mereka. Nabi Khidir as menemaniku pd saat aku tiba di Iraq untuk pertama kali walaupun aku tidak pernah berjumpa dengan beliau sebelumnya. Beliau mengajukan syarat kepadaku untuk tidak membantahnya dan

Kisah Wafatnya Imam Syafii

Permalink to Kisah Wafatnya Imam Syafii
Wafatnya Imam Syafii Pada suatu hari, Imam Syafi’i terkena wasir, dan tetap begitu hingga terkadang jika ia naik kendaraan darahnya mengalir mengenai celananya bahkan mengenai pelana dan kaus kakinya. Wasir ini benar-benar menyiksanya selama hampir empat tahun, ia menanggung sakit demi ijtihadnya yang baru di Mesir, menghasilkan empat ribu lembar. Selain itu ia terus mengajar,

Imam Syafii dan Perampok Yang Insaf

Permalink to Imam Syafii dan Perampok Yang Insaf
Sebuah kisah unik dari perjalanan hidup salah satu imam madzhab terkemuka dunia, Imam Syafii . Dikutip dari kitab Al-Aimmah Al-Arba’ah Hayatuhum Mawaqifuhum Ara’ahum Qadhiyusy Syariah al-Imam asy-Syafi’i, karya Abdul Aziz Asy-Syinawi, kita bertemu penggalan catatan menarik, yang mungkin akan mengingatkan kita tentang budi pekerti luhur, yang kini kian terlupa. Suatu hari di masa kecilnya, Imam

Wali Paidi, Sandal Berdzikir

Permalink to Wali Paidi, Sandal Berdzikir
Wali Paidi tidak tahu apa yang dialaminya saat ini. Dia sering mendengar benda-benda yang berada di sekitarnya berdzikir. Mulai sapu lidi yang biasa dipergunakan, sandal para santri yang ditatanya, semuanya berdzikir. Sampai suatu pagi, Wali Paidi dipanggil mbah romo kiai, dan seperti biasanya, beliau menemuinya di teras ndalem, didampingi kopi plus rokok kretek kesayangannya. “Nak,

DETIK-DETIK WAFATNYA RASULULLAH YANG MEMBUAT UMAT MUSLIM MENITIKKAN AIR MATA

Permalink to DETIK-DETIK WAFATNYA RASULULLAH YANG MEMBUAT UMAT MUSLIM MENITIKKAN AIR MATA
DETIK-DETIK WAFATNYA RASULULLAH Mari kita simak sebuah kisah yang sangat mengharukan… dan mungkin akan membuat kita menitikkan air mata…. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Wali ini Wafat, 150 Hari Kemudian Hidup Lagi

Permalink to Wali ini Wafat, 150 Hari Kemudian Hidup Lagi
Wali ini Wafat, 150 Hari Kemudian Hidup Lagi, Setiap Wali memiliki karomahnya sendiri-sendiri. Karomah seorang wali dianggap “aneh” oleh orang awam. Misalnya ada seorang wali yang bangkit dari kuburnya. Salah satu wali yang pernah bangkit dari kuburnya adalah Syeikh Muhammad Al-Haliq, seorang guru thariqah di wilayah Mardin (sebuah provinsi di Turki sekarang). Kala itu negeri Mardin diperintah

Ketika Syeh Jangkung Bersyahadat di Hadapan Sunan Kudus

Permalink to Ketika Syeh Jangkung Bersyahadat di Hadapan Sunan Kudus
Syeh Jangkung berSyahadat Waktu yang diminta oleh Saridin untuk mempersiapkan diri telah dipenuhi.Dan kini ia harus membuktikan diri. Semua santri, tentu saja juga Sunan Kudus, berkumpul di halaman masjid. Dalam hati para santri sebenarnya Saridin setengah diremehkan. Tapi setengah yang lain memendam kekhawatiran dan rasa penasaran jangan-jangan Saridin ternyata memang hebat. Sebenarnya soalnya di sekitar

Wali Joko Pendiri Kota Kendal

Permalink to Wali Joko Pendiri Kota Kendal
Wali Joko yang memiliki nama kecil Jaka Suwirya adalah kakak-beradik dengan Sunan Katong yang konon dimakamkan di Kaliwungu. Wali Joko yang di saat mudanya bernama Pangeran Panggung, merupakan putra bungsu Prabu Kertabumi atau Prabu Brawijaya V dengan Permaisuri Dewi Murdaningrum, seorang putri dari Kerajaan Campa (ada yang menyebutkan Kamboja atau Thailand saat ini). Berdasarkan penelusuran

Sunan Katong / Batara Katong Pendiri Ponorogo

Sunan Katong / Batara Katong Raden Katong, yang kemudian lazim disebut Batoro Katong, bagi masyarakat Ponorogo mungkin bukan sekedar figur sejarah semata. Hal ini terutama terjadi di kalangan santri yang meyakini bahwa Batoro Katong-lah penguasa pertama Ponorogo, sekaligus pelopor penyebaran agama Islam di Ponorogo. Batoro Katong, memiliki nama asli Lembu Kanigoro, tidak lain adalah salah

Sunan Gribig Tiap Hari Ke Tanah Suci

Sunan Gribig yang bernama asli Wasibagno Timur atau ada yang menyebutkan Syekh Wasihatno, merupakan keturunan Prabu Brawijaya V dari Majapahit. Yang mana disebutkan bahwa beliau adalah putra dari Raden Mas Guntur atau Prabu Wasi Jaladara atau Bandara Putih, putra dari Jaka Dolog adalah putra Prabu Brawijaya V raja terakhir kerajaan Majapahit. Ia adalah seorang ulama besar

Menelusuri Keturunan Nabi Khidir

Permalink to Menelusuri Keturunan Nabi Khidir
Dalam Alquran Nabi Musa dan Nabi Khidir bertemu di sebuah lokasi (Ilustrasi) Salah satu kekuatan utama dari Kitab az-Zahrun Nadhir fi Naba’il Khadir karya Ibnu Hajar al-Asqalani adalah menyebutkan banyak sumber referensi ulama terkemuka. Misalnya, seperti banyak dinukil pendapat Imam Ahmad, Imam Bukhari, Imam Muslim. Kekuatan lain dari buku ini adalah dilengkapi dengan pendapat sejarawan

Sunan Geseng Terbakar Hingga Gosong

Sunan Geseng Nama asli Sunan Geseng adalah : Raden Mas Cokro Joyo, Keturunan dari Prabu Brawijaya + Dewi Rengganis, Pangeran Sumono / Ki Ageng Pakotesan, Pangeran Kartosuro, Tumenggung Wirantoko, Tumenggung Wono Joyo, Raden Mas Cokro Joyo ( yang akhirnya setelah berguru Kepada Sunan Kalijaga bergelar SUNAN GESENG ) Dewi Rengganis : Putri dari P. Darmomoyo, Putra Nyai ageng Bagelen, Keturunan

Sunan Prawoto, Sultan Demak Ke empat

Sunan Prawoto/ Panembahan Prawoto I Sunan Prawoto adalah raja keempat Kesultanan Demak yang memerintah tahun 1546-1549. Nama aslinya ialah Raden Mukmin. Ia lebih cenderung sebagai seorang ahli agama dari pada ahli politik. Raden Mukmin Semasa Muda Naskah babad dan serat menyebut Raden Mukmin adalah putra sulung Sultan Trenggana. Ia lahir saat ayahnya masih sangat

Sunan Panggung Dibakar Hidup hidup

Sunan Panggung Sunan Kalijogo berputera Sunan Panggung dari hasil pernikahannya dengan Retna Siti Zaenab yang saudaranya Sunan Gunung Jati. Sunan Panggung muda, semula mempelajari Syari’ah sampai menguasai hal-hal syari’ah tersebut. Selanjutnya beliau juga mempelajari Thoriqoh, dan Sunan Panggung muda kemudian sangat-sangat tertarik dengan Hakikat dan Ma’rifat, dan diceritakan beliau juga sakti mandraguna disamping beliau adalah

Sunan Papak Cinunuk Garut

Raden Wangsa Muhammad hidup dipertengahan abad ke-19 M. Dikenal dengan nama Pangeran Papak atau Sunan Papak. Beberapa ratus tahun yang lalu di Kampung Cicunuk hidup seorang kiyai bernama Raden Muhammad Juari dari keluarga keturunan bangsawan Balubur Limbangan. Ia menikah dengan Nyi Raden Siti Injang dan berputera 7 orang, salah satunya (bungsu) bernama Raden Wangsa Muhammad.

Sunan Bejagung Digendong Jin Untuk Berhaji

Nama asli Sunan Bejagung adalah Sayyid Abdullah Asy’ari yang dikenal sebagai penyebar agama Islam di luar Wali Songo. Beliau dikenal juga bernama Syekh Asy’ari atau versi lain menyebut Syarif Asy¢ari Baidhowi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Sunan Bejagung Lor. Sunan Bejagung konon menikahi putri dari Eyang Pangeran Penghulu, seorang ulama yang bermukim di

Sunan Bungkul, Mpu Supo, Sayembara Delima

Sunan Bungkul mempunyai nama asli Ki Ageng Supo atau Empu Supo. Beliau sebenarnya adalah keturunan Ki Ageng dari Majapahit yang berkediaman di Bungkul Surabaya. Sunan Bungkul dikenal sebagai tokoh masyarakat dan penyebar agama Islam pada masa akhir kejayaan Kerajaan Majapahit di abad XV di tanah Jawa. Sumbangsih Sunan Bungkul dalam penyebaran Islam di tanah Jawa

Sunan Bayat, Sunan Pandanaran, Ki Ageng Pandanaran

Sunan Bayat (nama lain: Pangeran Mangkubumi, Susuhunan Tembayat, Sunan Pandanaran (II), Ki Ageng Pandanaran, atau Wahyu Widayat) adalah tokoh penyebar agama Islam di Jawa yang disebut-sebut dalam sejumlah babad serta cerita-cerita lisan. Tokoh ini terkait dengan sejarah Kota Semarang dan penyebaran awal agama Islam di Jawa, meskipun secara tradisional tidak termasuk sebagai Wali Sanga. Makamnya

Sunan Sendang Duwur Boyong Masjid dalam Semalam

Sunan Sendang Duwur Sunan Sendang Duwur bernama asli Raden Noer Rahmad adalah putra Abdul Kohar Bin Malik Bin Sultan Abu Yazid yang berasal dari Baghdad (lrak). Raden Nur Rahmad lahir pada tahun 1320 M dan wafat pada tahun 1585 M. Bukti ini dapat dilihat pada pahatan yang terdapat di dinding makam beliau. Beliau adalah tokoh

Sufi Kaya Raya

Permalink to Sufi Kaya Raya
Suatu hari, seorang guru menyuruh muridnya untuk berguru kepada seorang sufi ternama. Setelah melewati perjalanan yang amat panjang, sang Murid akhirnya bisa berjumpa dengan guru yang dimaksud. Betapa kagetnya setelah ia mengatahui rumahnya yang mewah bak istana raja. Ia bertanya kepada para tetangganya, apakah betul bahwa istana itu tempat tinggal sang Sufi sebagaimana yang direkomendasikan

Kisah Wali Allah dan Sufi Tua

Di sebuah Desa di daerah Sumatera tinggallah orang tua yang telah berumur 70 tahun. Sewaktu muda dia sangat rajin beribadah, namun ketika sudah tua mulai malas-malasan bahkan tidak pernah lagi melaksanakan shalat juga ibadah-ibadah lain. Suatu hari ada seorang Wali Allah datang kekampungnya memberikan ceramah, kakek tua tadi ikut mendengarkan ceramah Wali tersebut. Tentu saja

Nabi Khidir dan 5 Perintah Allah

Permalink to Nabi Khidir dan 5 Perintah Allah
Nabi dan rasul merupakan orang-orang pilihan Allah SWT untuk menyampaikan wahyu dan menyebarkan agama Islam. Mereka ini jelas memiliki keimanan yang luar biasa untuk bertakwa kepada-Nya. Ada banyak jumlah nabi di dalam Agama Islam, tapi hanya 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui. Salah satu nabi yang tidak termasuk dalam 25 nabi dan rasul itu

Seorang Wali Palestina: Umat Islam Indonesia Yang Akan Membebaskan Al Quds

Kisah Beliau ketika sedang mengunjungi Indonesia. Suatu saat kami duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau. “Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa ‘Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?” Beliau tersenyum. “Tidak begitu ya Ukhayya”, ujarnya

Salahudin Al Ayubi Sang Penakluk Yerusalem

Salahudin Al Ayubi Sang Penakluk Yerusalem Pasukan Muslim dipimpin Salahuddin mengepung Pasukan Salib di Lembah Hittin Malammu disinari shalat munajat Siangmu dihias lonjakan jihad Pembela insan yang miskin dan lara Kemelut yang menyelubungi Dalam sirah ummah Kau ungkai dengan fatwa nubuwwah Kaulah satria, kaulah perwira Fisabilillah (lirik mestika Salahudin Al-Ayubi).

Israel Dilindungi Kubah Besi Tak Kasat Mata

Permalink to Israel Dilindungi Kubah Besi Tak Kasat Mata
Ilustrasi Iron Dome  TEL AVIV – Ketegangan di kawasan Jalur Gaza kian meningkat menyusul pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pekan lalu, Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Pernyataan ini diikuti pula oleh pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem. (Gulir ke bawah untuk melihat video bagaimana Kubah Besi bekerja)