Tag: Syekh Abdul Qodir Jailani

Syaikh Abdul Qadir Al Jilani Menaklukkan Iblis

Permalink to Syaikh Abdul Qadir Al Jilani Menaklukkan Iblis
Syaikh Abdul Qadir Al Jilani dan Menaklukkan Iblis Telah di ceritakan di dalam sebuah riwayat :- Pada suatu hari, Syaikh Abdul Qadir al Jilani berjalan-jalan dengan muridnya di padang pasir. Waktu itu hari sangat panas, dan mereka sedang berpuasa. Mereka pun merasa letih dan dahaga. Tiba-tiba, sekumpulan awan muncul, yang melindungi mereka dari panas terik matahari. Setelah itu,

Syeh Abdul Qodir Jailani: 25 Tahun Mendiami Padang Pasir

Permalink to Syeh Abdul Qodir Jailani: 25 Tahun Mendiami Padang Pasir
Nabi Khidir as menemaniku pd saat aku tiba di iraq utk pertama kali walaupun dan aku tdk pernah berjumpa dg beliau sebelumnya. Beliau mengajukan syarat kepadaku utk tdk membantahnya dan berkata kepadaku, “Duduk disini”. Aku pun duduk ditempat itu selama tiga tahun dan setiap tahun beliau mendatangiku dan berkata, “Tetap ditempatmu sampai aku datang”.

Karomah Syaikh Abdul Qodir Jailani : Bertemu Nabi Khidir as

Permalink to Karomah Syaikh Abdul Qodir Jailani : Bertemu Nabi Khidir as
Taqiyuddin Muhammad al-Waidz al-Lubnani dalam kitabnya Al-Mausum bi Raudhah al-Abrar wa Mahasin al-Akhyar meriwayatkan ketika Syaikh Abdul qodir diusia 18 tahun hendak memasuki kota baghdad, beliau menjumpai Nabi Khidir as berdiri didepan pintu, menghalanginya masuk dan berkata, “Aku tidak memiliki perintah yg memperbolehkanmu memasuki baghdad hingga 7 tahun ke depan”.

Pengalaman Spiritual Syekh Abdul Qodir Jailani

Permalink to Pengalaman Spiritual Syekh Abdul Qodir Jailani
Syekh Abdul Qodir Jailani mengungkapkan, “Saat Nabi Khidir As. Datang hendak mengujiku dengan ujian yang diberikan kepada para wali sebelumku, Allah membukakan rahasianya dan apa yang akan dikatakannya kepadaku. Aku berkata kepadanya, “Wahai Khidir, apabila engkau berkata kepadaku, “Engkau tidak akan sabar kepadaku”, aku akan berkata kepadamu, “Engkau tidak akan sabar kepadaku”. “Wahai Khidir, Engkau termasuk golongan Israel sedangkan aku termasuk golongan Muhammad, inilah aku dan engkau. Aku dan engkau seperti sebuah bola dan lapangan, yang ini Muhammad dan