Tag: Kisah Wali Paidi

Wali Paidi 31, Wali Paidi Ngopi Dengan Mas Kyai

Permalink to Wali Paidi 31, Wali Paidi Ngopi Dengan Mas Kyai
Wali Paidi 31, Wali Paidi Ngopi Dengan Mas Kyai, Wali Paidi dengan perasaan gundah berniat pergi ke Tulungagung sowan ke Mas Kiai. Dia sudah gerah ketika banyak yang melaporkan kepadanya kalau sekarang banyak para murid Mas Kiai ke sana ke mari menjual nama Mas Kiai untuk kepentingan dirinya pribadi. Dengan meminta uang dan minta dihormati secara

Wali Paidi 30, musibah Terbesar Adalah Terhijab dari Allah….

Permalink to Wali Paidi 30, musibah Terbesar Adalah Terhijab dari Allah….
Wali Paidi 30, musibah Terbesar Adalah Terhijab dari Allah….,Wali Paidi bercerita, aku duduk melingkar bersama 5 orang sepuh yg aku tdk tahu siapa mereka, tampak dari wajah mereka, kalaumereka sedang berdzikir sirr dan menunggu seseorang.   Tak lama kemudian datanglah seorang pemuda yg kelihatannya miring otaknya, pemuda ini datang dg memakai sarung yg di lilitkan

Wali Paidi 29, Wali Anyaran

Permalink to Wali Paidi 29, Wali Anyaran
Wali Paidi 29, Wali Anyaran, Wali Paidi pertama diberitahu oleh nabiyullah Khidir, kalau dia adalah wali pengganti, mengalami kekagetan yang lumayan menggoncangkan dirinya. Sejak pengangkatan itu dirinya sering sakit, setiap bulan minim 2 kali Wali Paidii sakit. Kadang tiba2 kepalanya pusing dan tubuhnya greges, ruas-ruas tulangnya serasa mau copot, dan setiap diobati penyakit itu tetap

Wali Paidi 27 dan 28, Cukuplah Allah Bagiku

Permalink to Wali Paidi 27 dan 28, Cukuplah Allah Bagiku
Wali Paidi 27 dan 28, Cukuplah Allah Bagiku, Dengan ditemani kopi Wali Paidi duduk di teras langgar rumahnya, pagi itu Wali Paidi teringat dengan aktifitas salah satu putra kiai yang dikenalnya. Gus Abu Baradewa, Gus ini sangat low profil, pakaiannya sederhana dan itu2 saja gak pernah ganti, kaos oblong lusuh dan celana training. Bukan karena

Wali Paidi 26, Menjadi Kayu Bakar Neraka

Permalink to Wali Paidi 26, Menjadi Kayu Bakar Neraka
Wali Paidi 26, Menjadi Kayu Bakar Neraka, Masa Kecil Wali Paidi Kisah ini terjadi ketika Wali Paidi masih kecil Berjalanlah dengan menunduk seorang Kiai kampung yang sudah sepuh, tampak sarung BHS nya yang lusuh pemberian orang 5 tahun yang lalu. Dan baju takwa yang sudah tidak bisa dibilang putih menghiasi tubuhnya yang ringkih. Kiai ini menuju

Wali Paidi 25, Diangkat Jadi Wali Oleh Nabi Khidir

Permalink to Wali Paidi 25, Diangkat Jadi Wali Oleh Nabi Khidir
Wali Paidi 25, Diangkat Jadi Wali Oleh Nabi Khidir, Setelah mendapat banyak karunia di Malang, wali paidi kembali ke pondoknya, mbah kiai yg tahu kedatangan wali paidi merasa sangat senang, dan lansung menyuruh santri untuk memanggil wali paidi dan menghadap kepadanya. wali paidi yg mendengar titah gurunya itu lansung pergi ke ndalem   ” assalamu

Wali Paidi 24, Ke Langit Naik Harley

Permalink to Wali Paidi 24, Ke Langit Naik Harley
Wali Paidi 24, Ke Langit Naik Harley, Wali Paidi terdiam di atas distro MORKL, Mas Sakti dengan tersenyum senyum mempehatikan Wali Paidi di depannya, hening yang sangat lama menghinggapi mereka ” tidur aja dulu Kang disini….” ucap Mas Sakti ” nanti aja belum ngantuk Mas” jawab Wali Paidi. Tapi tidak lama kemudian Wali Paidi merasakan

Wali Paidi 22, Diundang Nabi Muhammad

Permalink to Wali Paidi 22, Diundang Nabi Muhammad
Wali Paidi menyelesaikan pembacaan tahlilnya tepat adzan Maghrib berkumandang. Ia berjalan mundur ketika keluar dari makam dan langsung menaiki sepedanya mencari masjid terdekat. Wali Paidi mengikuti adzan yang didengarnya berniat shalat. Tapi semakin mendekat, suara adzannya justru kian menjauh. Akhirnya, Wali Paidi memutuskan untuk putar balik mencari masjid yang lain. Wali Paidi merasa masjid yang

Wali Paidi 23, Seluruh Pandangannya Lafads Allah

Permalink to Wali Paidi 23, Seluruh Pandangannya Lafads Allah
Wali Paidi 23, Seluruh Pandangannya Lafads Allah, Sehabis sholat magrib Wali Paidi langsung menuju jl Soekarno Hatta, sehabis melewati jembatan Wali Paidi belok ke kiri, setelah berjalan kira – kira 1 kilo Wali Paidi melihat Habib yg dicarinya, Habib yg dikiranya tukang becak, Wali Paidi melihat Habib tersebut memasuki sebuat toko distro, Wali Paidi mengarahkan

Wali Paidi 21, Seluruh Tubuhnya Berdzikir……

Permalink to Wali Paidi 21, Seluruh Tubuhnya Berdzikir……
Wali Paidi tidak tahu apa yang dialaminya saat ini. Dia sering mendengar benda-benda yang berada di sekitarnya berdzikir. Mulai sapu lidi yang biasa dipergunakan, sandal para santri yang ditatanya, semuanya berdzikir. Sampai suatu pagi, Wali Paidi dipanggil mbah romo kiai, dan seperti biasanya, beliau menemuinya di teras ndalem, didampingi kopi plus rokok kretek kesayangannya. “Nak,