Tag: ar-Rumi

Kumpulan Puisi Sufi : Fana Hulul, Kabah Qolbu, Makrifat

Permalink to Kumpulan Puisi Sufi : Fana Hulul, Kabah Qolbu, Makrifat
Kumpulan Puisi Sufi  Abu al-Mughits al-Husain bin Manshur bin Muhammad al Baidhawi Al-Hallaj Fana’ dan Hulul Duh, penganugerah bagi si pemegang karunia, Terhadap diri-Mu dan diriku begitu aku terpada, Kau buat begitu dekat diriku dengan-Mu, sehingga, Kau adalah aku, begitu kukira, Kini dalam wujud diriku menjadi sirna, Dengan-Mu aku Kau buat menjadi fana Aku yang kucinta,

Jalaludin Rumi, Khamr Berubah Menjadi Cuka

Permalink to Jalaludin Rumi, Khamr Berubah Menjadi Cuka
Jalaludin Rumi mengundang Gurunya Syamsuddin Tabriz rumahnya. Untuk menghormati gurunya, Jalaludin Rumi mengadakan jamuan makan malam. Setelah semua hidangan makan malam telah dihidangkan di hadapan mereka berdua. Maka Syamsuddin Tabriz bertanya pada murid kesayangannya itu: Jalaludin Rumi Menjamu Sang Guru “Apakah kau bisa menyediakan minuman untukku?”. ( khamr) Rumi kaget mendengarnya, “memangnya anda juga minum?’. “Iya”,

Tokoh-Tokoh Sufi Abad ke Abad

Permalink to Tokoh-Tokoh Sufi Abad ke Abad
Fase awal perkembangan dunia tasawuf dirintis oleh Tokoh Sufi , tumbuh dari abad pertama dan kedua Hijriyah. Pada jaman ini Pula dikalangan Muslim sudah terdapat individu-individu yang lebih memusatkan dirinya pada ibadah, tidak mementingkan makanan, pakaian maupun tempat tinggal. Mereka lebih memusatkan diri pada jalur kehidupan dan tingkah laku yang asketis dan Zuhud. diantara tokoh-tokoh

Jalaludin Rumi, Penyair Sufi

Permalink to Jalaludin Rumi, Penyair Sufi
Jalaludin Rumi (604-672 H) nama lengkapnya Jalaludin muhammad ibn Al-Balkhi al-Qunuwi, lahir di Balkh tahun 604 H. Jalaludin pada awalnya belajar pada ayahnya, lalu Jalaludin Rumi belajar pada sahabat ayahnya. Setelah Burhanuddin Muhaqqiq meninggal dunia, Jalaludin Rumi pun menggantikannya sebagai guru di kota Qunyah. Pertemuan Jalaludin Rumi dengan Shamsu Tabriz, seorang sufi Penyair dan pengelana