random post

Asmaul Husna 61 – 80

Permalink to Asmaul Husna 61 – 80
Asmaul Husna 61 – 80 61. AL MUHYIY Artinya : Dzat yang memberi kehidupan, yaitu menghidupkan dan memberi kehidupan kepada makhlukNya. Dan makhluk yang hidup tidak akan bisa hidup lebih lama tanpa diberi kehidupan oleh Allah. Maka dari itu, hidup dan kehidupan yang ada pada makhluk ada hubungan yang sangat erat. Keutamaannya : a. Bisa

Dzikir Lisan Menuju Makrifat Kepada Allah swt

Permalink to Dzikir Lisan Menuju Makrifat Kepada Allah swt
Sebelum baca dzikir lisan lebih baik baca dulu artikel dengan judul Proses Berdzikir karena Dzikir Lisan adalah sambungan dari Proses Ber dzikir . Dzikir yang dilakukan oleh lisan, diucapkan oleh mulut, yang di suarakan baik dengan suara yang nyaring ataupun pelan. Lafal yang dibaca dalam berdzikir berupa bacaan yang intinya permintaan maaf kepada Sang Khalik. Dengan

Wali Paidi 6, Dikira Masjidil Haram Ternyata …

Permalink to Wali Paidi 6,  Dikira Masjidil Haram Ternyata …
Wali Paidi 6, Dikira Masjidil Haram Ternyata … Pemuda santri thoriqot ini hanya diam , tidak berani berkata banyak didepan Wali Paidi, suasana jadi hening, hanya terdengar suara Wali Paidi yg menghisap rokoknya. “Monggo kopine kang, dan ini rokoknya “Wali Paidi menawarkan kopi dan rokok dji sam soenya. “Iya terima kasih…” setelah menyeruput kopinya pemuda ini mengeluarkan

Nabi Khidir Melayat Rosullullah

Permalink to Nabi Khidir Melayat Rosullullah
“Masuklah Engkau Malaikat Kematian, Maka Malaikat Kematianpun masuk sambil mengucapkan salam, “Assalamu ‘alaika yaa Rosullullah” Rosullullah menjawab, “Wa laika salam, hai malaikat kematian, engkau datang untuk berkunjung atau untuk mencabut nyawaku?” Kata malaikat Kematian, “Saya datang untuk berkunjung dan untuk mencabut nyawa, sekiranya Engkau mengijinkan. Kalau tidak maka saya akan kembali”.

Asmaul Husna 81 – 100

Permalink to Asmaul Husna 81 – 100
Asmaul Husna 81 – 100: 81. AL MUNTAQIMU Artinya : Dzat yang maha menyiksa, yaitu Dia akan selalu membalas hamba-hambaNya telah berdurhaka kepadaNya dengan siksa nanti di hari kiamat. Keutamaannya : a. Bisa memperoleh perlindungan dari kejahatan orang b. Bisa terhindar dari segala macam fitnah Cara mengamalkannya : Barang siapa membaca “YAA MUNTAQIMU” sebanyak 400

Dzun Nun al Mishri, Perjalanan Spiritual

Permalink to Dzun Nun al Mishri, Perjalanan Spiritual
Dzun Nun al Mishri , lahir di Akhwim kawasan Mesir Hulu tahun 155 H meninggal pada tahun 245 H. Menurut beberapa riwayat, Dzun Nun al Mishri adalah seorang sufi yang terkenal dengan keluasan ilmunya, kerendahan hatinya, dan budi pekertinya yang baik. Dzun Nun al Mishri cenderung mengaitkan ma’rifat dengan syari’at, seperti katanya berikut: ” Tanda

Nama Islami Untuk Buah Hati, Lengkap Alif-Ya

Permalink to Nama Islami Untuk Buah Hati, Lengkap Alif-Ya
Nama Islami Untuk Buah Hati  Nama merupakan sesuatu yang sangat penting, ia dapat mewakili karakter yang bersangkutan. Begitu pentingnya sebuah nama sehingga kita harus memberikan  nama yang baik serta  Islami kepada buah hati kita, karena nama merupakan  sebuah do’a dan harapan besar kita kepada si buah hati. Misalnya, namanya Ridho, ketika kita memanggil namanya, pada

Cara Makrifat Kaum Sufi

Permalink to Cara Makrifat Kaum Sufi
Cara Makrifat Kaum Sufi,    Berbagai cara  dilakukan oleh kaum sufi untuk bermakrifat kepada Allah swt. Dalam Surat Al-Kahfi ayat 110, Allah berfirman:  “Maka barang siapa yang ingin menemukan Allah, maka hendaklah ia mengerjakan amalan baik dan janganlah ia mempersekutukan siapapun dalam beribadah kepada Allah.” Ayat di atas itulah yang  menjadi pegangan mereka untuk mencapai tujuan

Pertemuan Kyai Hamid Pasuruan Dengan Nabi Khidir as

Permalink to Pertemuan Kyai Hamid Pasuruan Dengan Nabi Khidir as
Pertemuan Kyai Hamid Pasuruan Dengan Nabi Khidir as, Hikmah dari peristiwa ini adalah, janganlah sampai kita dalam menilai seseorang hanya dari penampilan luar seseorang. Suatu ketika Mbah Kyai Hamid Pasuruan berkata bahwa Nabi Khidir akan datang di kediaman beliau besok pagi hingga waktu dzuhur. Pada saat itu kebetulan Mbah Yunus Tulungagung sedang berada disitu. Keesokan

Rabiah Adawiyah Cahaya di Atas Kepalanya

Permalink to Rabiah Adawiyah Cahaya di Atas Kepalanya
Rabiah Adawiyah setiap malam selalu berbadah kepada Allah, Pada suatu malam majikan Rabiah terbangun dan melihat Rabiah sedang bersujud dan berdoa. “Ya Allah, hatiku sangat ingin mentaati-Mu dan ingin rasanya ku habiskan seluruh hidupku ini hanya untuk beribadah kepada-Mu, kalaulah aku dapat berbuat semauku. Tak ingin rasanya aku meninggalkan ibadah ini, namun apa daya, aku