Wali Qutub Wilayah Indonesia, Siapa Beliau ?

Wali qutub pun terbagi menjadi beberapa, namun hanya yang mencapai maqom qutublah yang lebih mengetahui, secara ringkas tingkatan Wali qutub terbagi 3: pertama adalah qutb wilayah yaitu aulia yang menjadi pemimpin di suatu wilayah tertentu misal qutb wilayah jakarta, qutb wilayah jawa, qutb wilayah kalimantan, Wali Qutub Wilayah Indonesia. Kedua adalah qutb zaman yaitu aulia yang menjadi pemimpin para qutb wilayah. Ketiga adalah qutb aulia yaitu yang menjadi pemimpin semua aulia.

Tugas Wali Qutub:

Ada juga yang mengatakan Wali qutub ada beberapa seperti:

qutb aqtab yaitu qutb yang mengurusi hajat umat Sayyidina Rasulullah di dunia, kemudian ada qutb bilad yang mengurusi hajat umat Sayydina Rasulullah di akhirat, ada juga Qutb Mutassyarif yaitu yang mengajarkan ilmu ke seluruh aulia . Dimana para aulia ini mengajarkan kepada murid-muridnya kemudian ada Qutb Ghauts yaitu Qutb yang paling dekat dengan Sayyidina Rasulullah.

namun diantara Qutb ini ada pula pangkat Qutb yang lain, seperti Qutb Kubro yang dipegang Imam Sayyid Muhammad Al Faqih Al Muqaddam, kemudian Qutb Robbaniy yang dipegang oleh tuan guru syekh Abdul Qodir al Jailani.

Baca:  al Qusyairi, Prinsip-Prinsip Tasawuf Ahlu Sunnah

wali qutub,Syeh Abdul Qodir jailani

Tiap aulia qutb memiliki wilayah dan waktu untuk mengayomi wilayah tersebut, ada yang 100 tahun, 200 tahun, ada yang 500 tahun. Seperti pangkat Qutb Akhwan yang pertama kali dipegang oleh tuan guru syekh Samman al Madani yang wilayahnya dipegang beliau selama 200 tahun, setelah 200 tahun maka baru ada yang menggantikan pangkat/maqom beliau. Kalau belum 200 tahun jikalau ada yang memegang Qutb maka pangkat beliau bukanlah Qutb Akhwan.
Namun yang pasti tiap zaman (100 tahun) ada Qutb Wilayah dan Qutb Zaman yang hadir untuk mengayomi umat Sayyidina Rasulullah. Seperti pada zaman walisongo yang menjadi qutb wilayah adalah kanjeng sunan kalijaga dan yang menjadi qutb zaman adalah kanjeng sunan gunung jati dan tiap aulia yang sudah meninggal pasti ada pewarisnya sampai zaman ini.

Karena pangkat/maqom ruhani aulia itu lebih dari 100.000 (seratus ribu) dan dari lebih dari 100.000 maqom itu aulia terbagi menjadi 3 lapisan, ada lapisan tengah dan atas maqom/tingkat, dimana tiap tingkat memiliki “rasa” yang hanya diketahui oleh yang berada di maqom tersebut.

Baca:  Wali Paidi 2, Ilmu Melipat Bumi

Setiap maqom ada pewarisnya, ada yang mewarisi jalur imam dan mewarisi jalur kewalian bahkan hingga saat ini.

Ada wali dengan maqam ini bertugas ini,
Ada wali dengan maqam ini bertugas itu,
Ada wali dengan maqam itu bertugas ini,
Ada wali dengan maqam itu bertugas itu,
Ada wali dengan maqam ini bertugas ini dan itu,
Ada wali dengan maqam itu bertugas ini dan itu,
Ada wali dengan maqam tapi tanpa tugas.

Sungguh para orang soleh(termasuk sudah tentu para aulia/waliyullah) adalah permata / perhiasan dunia dan Allah suka menghiasi dunia dengan caraNya sendiri.

 

Tags: #Ciri-ciri Wali Qutub #Kisah Para Wali #Maqom para Wali #wali #Wali kutub

Dzikir Sirr, Ibnu Atha’illah Assakandari
Dzikir Sirr Menurut Syekh Ibnu Atha’illah (Buku tulisannya yang paling terkenal adalah Al
Ibnu Qayyim, Kajian Tasawuf Penyebab Kerasnya Hati
Ibnu Qayyim, Kajian Tasawuf Penyebab Kerasnya Hati, Ibnu Qayyim rahimahullah mengatakan dalam kitabnya
Harits bin Asad Muhasibi, Amal-amal Kolbu
al Harits bin Asad al-Muhasibi, berasal dari Bashra yang meninggal di Baghdad tahun
Junaid al Baghdadi Guru Para Sufi
Junaid al Baghdadi  Nama lengkap beliau adalah Abu al-Qasim al Junaid al Baghdadi. Junaid

Tinggalkan pesan "Wali Qutub Wilayah Indonesia, Siapa Beliau ?"