Walisongo Ternyata Jumlahnya Tidak Sembilan,

Walisongo Ternyata jumlahnya tidak hanya sembilan. Bila ada seorang anggota majelis WaliSongo ada yang wafat, maka posisinya digantikan oleh tokoh lainnya. Mereka satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, baik dalam ikatan darah atau karena pernikahan, maupun dalam hubungan guru-murid. Pada tahun 808 Hijrah atau 1600-an Masehi para ulama itu berangkat ke Pulau Jawa. Mereka adalah:

Ketika Manusia Bangkit dari Kubur

Permalink to Ketika Manusia Bangkit dari Kubur
Suatu ketika, Muadz bin Jabal ra mengadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong jelaskan kepadaku mengenai firman Allah SWT: Pada sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris” (Surah an-Naba’:18) Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepada aku, perkara yang amat besar, bahwa

Junaid al Baghdadi Diuji Dengan Seorang Wanita Cantik

Permalink to Junaid al Baghdadi Diuji Dengan Seorang Wanita Cantik
Junaid al Baghdadi yang paling mendalam  pemahamannya. Nama lengkap beliau adalah Abu al-Qasim al Junaid al Baghdadi. Junaid al Baghdadi digelari Syeikh al-Thaifah ( guru kelompok sufi). Keluarga al Junaid berasal dari Nehwand beliau lahir dan dewasa di Irak beliau berguru pada pamannya, al-Sirri al-Saqathi serta pada al-Harits ibn ‘Asad al-Muhasabi (meninggal tahun 297 H). Pendapat

Kisah Syekh Sarri as Saqati dan Tuhfah Budak Yang Cantik

Permalink to Kisah Syekh Sarri as Saqati dan Tuhfah Budak Yang Cantik
as Saqati merupakan murid dari Ma’ruf al-Kurkhi, Siri as-Saqothi adalah imam masjid Baghdad, yang meninggal tahun 257 H. Siri as-Saqothi berkata, “Kekuatan paling dahsyat ialah hendaknya kau mampu mengendalikan dirimu. Dan barang siapa tidak mampu mengendalikan dirinya, niscaya dia lebih tidak mampu mengendalikan orang lain.” Dan kata as-Saqothi pula, “Aku tidak tahu hal yang lebih meluluhlantakkan

Karomah Kyai Kholil Bangkalan

Permalink to Karomah Kyai Kholil Bangkalan
Karomah Kyai Kholil Bangkalan, Beliau Ulama besar yang digelar oleh para Kyai sebagai “Syaikhuna” yakni guru kami, karena kebanyakan Kyai-Kyai dan pengasas pondok pesantren di Jawa dan Madura pernah belajar dan nyantri dengan beliau. Karomah Kyai Kholil Bangkalan: Karomah Kyai Kholil Bangkalan Besek di atas kepala Imam           Pada suatu hari, di dalam sholat jamaah yang dipimpin

Inilah Tahap Tahap Dzikir Kepada Allah swt

Permalink to Inilah Tahap Tahap Dzikir Kepada Allah swt
Tahap Tahap Dzikir, Dzikir Dalam upaya mendekatan diri kepada Allah, Selain melaksanakan ibadah-ibadah yang diwajibkan , sebaiknya kita juga melaksanakan ibadah-ibadah lain yang sunnah.. Diantaranya adalah ibadah sholat sunnah, memperbanyak sodaqoh maupun memperbanyak dzikir kepada Allah swt. Pada kesempatan ini kita akan bahas tentang dzikir. Secara harfiah Dzikir berarti ingat, tentu saja ingat kepada Allah

Wejangan Rahasia Ilmu Sejati, SULUK SYEKH WALI LANANG

Wejangan Rahasia Ilmu Sejati dari Syeh Wali Lanang atau Syeh Awallul Islam (Maulana Ishak) kepada Raden Paku, yang tertulis pada pelepah lontar, disebut juga dengan SULUK SYEKH WALI LANANG. Ketika selesai membangun pesantren, RADEN PAKU teringat salah satu bungkusan yg harus dibukanya. Ia ingat kata2 ayahnya kalau bungkisan itu berisi rahasia ilmu sejati yg harus

Asal Mula Tarekat Naqsyabandiyah

Permalink to Asal Mula Tarekat Naqsyabandiyah
Tarekat Naqsyabandiyah merupakan salah satu tarekat yang luas penyebarannya, umumnya di wilayah Asia, Bosnia-Herzegovina, dan wilayah Dagestan, Russia. Tarekat ini mengutamakan pada pemahaman hakikat dan tasawuf yang mengandung unsur-unsur pemahaman rohani yang spesifik, seperti tentang rasa atau “zok”. Di dalam pemahaman yang meng”isbat”kan zat ketuhanan dan “isbat” akan sifat “maanawiyah” yang maktub di dalam “roh”

Karomah Wali Allah swt

Permalink to Karomah Wali Allah swt
Karomah Wali Allah swt “Tidak ada cara lain yang akan dilakukan oleh hambaku yang ingin bertaqorub (mendekat) kepada-Ku yang lebih Aku sukai dibandingkan dengan melakukan amalan-amalan sunnah, sehingga Aku menyayanginya. Jika Aku mencintainya maka Aku akan menjadi telinga yang dengannya ia mendengar, menjadi mata yang dengannya ia melihat , menjadi mulut yang dengannya ia berbicara,

Abu Sulaiman Darani,Tangis Cinta Seorang Sufi

Abu Sulaiman al-Darani, berasal dari Daran, Damaskus, Syria.  Yang wafat pada tahun 215 H. Abu Sulaiman al-Darani ber kata , “Tidak seorang pun bersikap asketis ( zuhud) terhadap pesona dunia ini kecuali yang ada pada kalbunya, oleh Allah, diletakkan cahaya yang membuatnya selalu terpesona oleh hal akhirat.” Dalam hal ini Abu Sulaiman al-Darani, menjadi landasan pengetahuan