Nur Ilahi seorang Wali

Tentang Nur Ilahi seorang Wali, Imam Ghozali  menjelaskan bahwa Wali adalah benar-benar ada, dan kita harus mempercayainya, seperti kita juga percaya  tentang adanya  nabi Allah. Dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin, Imam Ghozali menegaskan. “Bahwa siapa-siapa yang membantah/mengingkari tentang adanya manusia tingkat Wali maka ia juga mengingkari adanya manusia tingkatan Nabi”.

Lebih jauh Imam Ghozali ber kata, “Bahwa waliyullah itu mempunyai kekuatan batin/jiwa yang sangat kuat sekali berhubung karena suci bersihnya qolbu mereka. Qolbu mereka itu bagaikan cermin yang sangat bersih. Bersih dari segala kotoran maksiat dan bersih dari sifat-sifat yang buruk, sehingga dengan mudah menangkap atau menerima segala yang bersifat suci dari pancaran Nur Ilahi.”

Pancaran Nur Ilahi

Kekuatan qolbu dari seorang wali adalah sangat berbeda dari orang awam. Hal ini terjadi karena qolbu seorang wali adalah bersih dari segala dosa dan telah menerima pancaran Nur Ilahi. Yaitu secara langsung serta tidak terhalang lagi oleh hijab (karena hijab atau tabirnya sudah terbuka ).  Sehingga wali memiliki ilmu Laduni (Ilmu yang diajarkan langsung oleh Allah. Melalui cara yang sangat rahasia, meskipun tidak pernah mempelajari secara dhohiriah tapi mahir  menguasainya).

Tags: #al-Ghozali #Nur Ilahi #wali

author
Penulis: 
    Riwayat dan karomah Sultanul Aulia’ Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani
    Riwayat dan karomah Sultanul Aulia’ Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani (Kisah para Aulia’ dan
    Karamah Syeikh Ahmad Badawi Wajahnya Bercahaya
    #Sang_Penatap_Matahari Karamah Syeikh Ahmad Badawi ialah wajahnya bercahaya sehinggakan beliau melilit wajahnya sebanyak
    Ibnu Arabi, Sufi Besar dari Spanyol
    Ibnu Arabi, yang  nama lengkapnya Abu Bakr Muhammad ibn ‘Ali ibn Ahmad ibn
    Abu Dzar al Ghiffari, Tak Ada Yang Mau Menguburkan Jazadnya
    Abu Dzar al Ghiffari , yang meninggal pada 22 Hijjri yah. Pada masanya
    1. author

      Muhammad8 tahun ago

      Qs.Yunus :62-64

      Balas
    2. author

      abah sugriwan8 tahun ago

      Assalamualaikum..Wrwb…

      Balas
    3. author

      salamku7 tahun ago

      Assalammualaikum

      Balas
    4. author
      Penulis

      Walijo7 tahun ago

      Hamba ALLOH yg sudah mencapai tingkat mukasyafah maka baginya tidak ada hijab antara dirinya dan ALLOH, sehingga emanasi Nur Ilahi pada qolbunya tidak ada penghalang lagi. Pandangan mata hatinya tajam, apa yg tdk bs dirasakan dan dilihat orang awam, baginya dengan mudah diketahui. Karena baginya rahasia ke-TUHANAN telah tersingkap tergantung dari maqom dari masing2 wali ALLOH tersebut, karena tiap maqom tidaklah sama rahasia yg tersingkap, makin tinggi maqomnya maka makin tinggi pula pemahaman rahasia ke-TUHANAN yg tersingkap. Dengan tersingkapnya rahasia ke-TUHANAN itu maka para wali bisa memahami ilmu ilmu yg yang langsung diajarkan ALLOH padanya walaupun secara dhohir tidak belajar/ilmu laduny. Itulah kenapa para wali ALLOH kadang tingkah/perilakunya dan perkataannya tdk mudah difahami oleh orang awam. Wa Allohu a’lam bi showab.

      Balas
    5. author

      dongah irsyad6 tahun ago

      subhanalah

      Balas
    6. author

      asfhir ibnu abbas3 tahun ago

      artikel yg sangat bermanfaat……mohon ijin copas

      Balas

    Tinggalkan pesan "Nur Ilahi seorang Wali"