Dzikir Lisan Menuju Makrifat Kepada Allah swt

Sebelum baca dzikir lisan lebih baik baca dulu artikel dengan judul Proses Berdzikir karena Dzikir Lisan adalah sambungan dari Proses Ber dzikir Dzikir yang dilakukan oleh lisan, diucapkan oleh mulut, yang di suarakan baik dengan suara yang nyaring ataupun pelan.

dzikir lisanLafal yang dibaca dalam berdzikir berupa bacaan yang intinya permintaan maaf kepada Sang Khalik. Dengan harapan untuk mendapatkan Ampunan dari Allah.  Ada juga bacaan yang berupa pujian, mengagungkan asma Allah. Diantaranya: Istighfar, subhanallah, Tasbih, Tahlil, tahmid dll.

Pada tahap yang paling awal sebaiknya memperbanyak Istighfar yang dilaksanakan secara Dzikir lisan, dengan harapan Allah berkenan mensucikan diri kita dari dosa-dosa yang dilakukan oleh tubuh atau raga.

Sebab jika kita sejenak merenungkan diri akan apa yang telah kita perbuat selama ini sejak tubuh ini dilahirkan sudah berapa banyak dosa yang telah kita perbuat, baik kita menyadarinya atau tidak. Maka membaca Istighfar secara Dzikir Lisan sangat penting artinya, ini adalah tumpuan awal melangkah untuk menempuh Jalan yang suci ini.

Baca:  Harits bin Asad Muhasibi, Amal-amal Kolbu

Adab berdzikir secara lisan:

Allah swt adalah Maha Mendengar, jadi ketika kita berdzikir lebih baik dengan suara yang pelan saja. Tapi dengan sungguh-sungguh.

Ketika melaksanakan Dzikir dianjurkan dalam keadaan suci dari hadas besar maupun kecil. Serta suci dari najis.

Mengenai jumlah hitungan dalam berdzikir kepada Allah swt.

Memang Tidak ada salahnya kita menghitung-hitung jumlahnya, sudah berapa banyak kita berdzikir kepada Allah, tapi rasanya kok kurang pas. Alangkah baiknya jika kita tidak disibukkan dalam menghitung-hitung jumlah dzikir, tapi lebih sibuk dalam proses berdzikir.

Janganlah terpaku pada hitungan tapi perbanyaklah sebanyak-banyaknya,. Berdzikir setiap saat, dimana saja, kapan saja.

Cara dzikir lisan dengan bacaan Istighfar.

Bila sudah terbebas dari hadas dan najis, kita mulai berdzikir, membaca istighfar dengan pelan-pelan, jika biasa menggunakan tasbih silakan aja, tapi disarankan untuk tidak perlu menghitung jumlahnya, karena dapat mengurangi nilai keikhlasan kita dalam dzikir lisan.

Sangat disarankan berdzikir kapan aja, dimana saja dengan kata lain selalu berdzikir jangan sampai terputus

Baca:  Tingkatan Maqom Wali

sumber: walijo.com

Tags: #Cara Dzikir #dzikir #dzikir kolbu #Dzikir Lisan #Dzikir Makrifat #Dzikir Para Wali #suluk #Tahapan dalam Dzikir

Dzikir Sirr, Ibnu Atha’illah Assakandari
Dzikir Sirr Menurut Syekh Ibnu Atha’illah (Buku tulisannya yang paling terkenal adalah Al
Ibnu Qayyim, Kajian Tasawuf Penyebab Kerasnya Hati
Ibnu Qayyim, Kajian Tasawuf Penyebab Kerasnya Hati, Ibnu Qayyim rahimahullah mengatakan dalam kitabnya
Harits bin Asad Muhasibi, Amal-amal Kolbu
al Harits bin Asad al-Muhasibi, berasal dari Bashra yang meninggal di Baghdad tahun
Junaid al Baghdadi Guru Para Sufi
Junaid al Baghdadi  Nama lengkap beliau adalah Abu al-Qasim al Junaid al Baghdadi. Junaid
  1. author

    sifulan8 tahun ago

    Amiin

    Balas
  2. Tafakur | Selamat Datang6 tahun ago

    […] Dzikir Lisan […]

    Balas
  3. author

    air musafir6 tahun ago

    amaliyah ibarat suatu praktik dr teori (syariat) karena
    masih samarnya jalan yg akan dilalui maka sangat
    dibutuhkan pembimbing(mursyid) yg mana
    merupakan seorang yg telah sempurna laku syariat &
    hakikatnya(insan kamil) yg sudah sepi dr pamrih
    duniawinya sehingga bimbingannya benar2 telah ikhlas karena ALLOH semata,mursyid ini bukannya
    mengangkat diri atau diangkat oleh orang,melainkan
    telah menerima amanah(secara sirri) dr ALLOH S.W.T.
    utk melanjutkan tugas nabi Muhammad s.a.w(ulama
    pewaris) guna membimbing manusia kepada
    sempurnanya iman & ahlak yg mulia,secara makna lafadz ” waliyan mursyidan ” bisa dibaca &
    direnungkan di dlm Al Qur’an surat Al Kahfi ayat 17,
    Trimakasih kang walijo tulisan2nya insyaALLOH
    manfaat,moho maaf bukan maksud
    menggurui,hamba yg penuh dosa ini hanya mampu
    menyampaikan apa adanya,sekaligus ijin copas beberapa artikelnya kang walijo,makasih.

    Balas

Tinggalkan pesan "Dzikir Lisan Menuju Makrifat Kepada Allah swt"