Kategori: Kisah Wali

Wali Paidi 3, Mengobrak Abrik Kerajaan Jin

Permalink to Wali Paidi 3, Mengobrak Abrik Kerajaan Jin
Setelah beberapa hari di indonesia wali Paidi ini berencana melakukan suluk nyepi ke gua di gunung arjuna sesuai perintah sang sulthonul aulia… wali Paidi mulai berkemas untuk berangkat ke gunung arjuna. Ber pres2 rokok sudah disiapkan mulai dji sam soe, gudang garam dan djarum sudah lengkap, tidak ketinggalan kopi satu blek juga dibawahnya. Setelah sampai di kaki

Siti Jenar : Ajaran Makrifat

Permalink to Siti Jenar : Ajaran Makrifat
Siti Jenar atau Sitibrit, Lemahbang, dan Lemah Abang, beliau merupakan seorang tokoh penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Tidak ada yang mengetahui secara pasti asal-usulnya. Di masyarakat terdapat banyak varian cerita mengenai asal-usul Syekh Siti Jenar. Tidak terdapat cukup bukti bahwa Syeh Siti Jenar menolak ajaran Syari’at, namun sayangnya informasi umumnya sampai kepada masyarakat Syekh Siti jenar

Syeh Mudzakir Wali Yang Makamnya Dikepung Air Laut

Permalink to Syeh Mudzakir Wali Yang Makamnya Dikepung Air Laut
Syeh Mudzakir Wali Yang Makamnya Dikepung Air Laut, Beliau adalah Kiai Mudzakir atau Syeh Mudzakir, murid dari mbah Soleh Darat. Makam Beliau banyak diziarahi oleh kaum muslimin. Yang menjadi keajaiban dari makam wali tersebut adalah tidak pernah tenggelam walau air laut pasang atau naik, gelombang tinggi maupun banjir besar, seperti yang dituturkan K Muhadi kepada NU

Wali Paidi 2, Ilmu Melipat Bumi

Permalink to Wali Paidi 2, Ilmu Melipat Bumi
Setelah membaca doa, memejamkan mata, Wali Paidi kembali membuka mata. Dan betapa kaget, di sekelilingnya tiba-tiba banyak orang berlarian memakai baju gamis selutut serta bersorban. Tampak di tangan mereka senjataak. Terdengar suara bising peluru berseliweran. “Aduh, kesasar lagi aku ini. Tadi kesasar ke Kutub Selatan, sekarang kesasar lagi ke Afghanistan. Kok tak kesasar ke Hollywood

Berkumpulnya 40 Wali Allah Pada Hari Arofah

Permalink to Berkumpulnya 40 Wali Allah Pada Hari Arofah
Tiap hari Arofah, ada perkumpulan 40 wali di atas gunung sekitar daerah Makkah. 40 wali ini tersebar ke seluruh pelosok dunia. Dan setiap tahun mereka memang berkumpul di atas bukit itu (maaf tempat dirahasiakan). Di antara mereka, ada wali yang datang dengan cara terbang, naik sajadah seperti Alladin, dan ada pula yang muncul dari bumi (mecungul).

Wali Paidi, Seluruh Tubuhnya Berdzikir……

Permalink to Wali Paidi, Seluruh Tubuhnya Berdzikir……
Wali Paidi tidak tahu apa yang dialaminya saat ini. Dia sering mendengar benda-benda yang berada di sekitarnya berdzikir. Mulai sapu lidi yang biasa dipergunakan, sandal para santri yang ditatanya, semuanya berdzikir. Sampai suatu pagi, Wali Paidi dipanggil mbah romo kiai, dan seperti biasanya, beliau menemuinya di teras ndalem, didampingi kopi plus rokok kretek kesayangannya. “Nak,

Wali Paidi 9, Berjoget Di Taman Surga

Permalink to Wali Paidi 9, Berjoget Di Taman Surga
Wali Paidi berpenampilan lain dari biasanya, dia tampil gaul sekali, memakai sepatu unkl347, celana jeans pensil airplane system, dan kaos merk spils infection. Walaupun semua pakaiannya ini pemberian dari adik Mas Kiai Mursyid yang kebetulan buka toko pakaian distro….. dan dengan memakai kaca mata BL hitam invictus , Wali Paidi berangkat untuk memenuhi undangan Mas

Saridin Jandzab di Hadapan Sunan Kudus

Permalink to Saridin Jandzab di Hadapan Sunan Kudus
Saridin Jandzab di Hadapan Sunan Kudus, Waktu yang diminta oleh Saridin untuk mempersiapkan diri telah dipenuhi.Dan kini ia harus membuktikan diri. Semua santri, tentu saja juga Sunan Kudus, berkumpul di halaman masjid. Dalam hati para santri sebenarnya Saridin setengah diremehkan. Tapi setengah yang lain memendam kekhawatiran dan rasa penasaran jangan-jangan Saridin ternyata memang hebat. Sebenarnya soalnya

Pertemuan Kyai Hamid Pasuruan Dengan Nabi Khidir as

Permalink to Pertemuan Kyai Hamid Pasuruan Dengan Nabi Khidir as
Pertemuan Kyai Hamid Pasuruan Dengan Nabi Khidir as, Hikmah dari peristiwa ini adalah, janganlah sampai kita dalam menilai seseorang hanya dari penampilan luar seseorang. Suatu ketika Mbah Kyai Hamid Pasuruan berkata bahwa Nabi Khidir akan datang di kediaman beliau besok pagi hingga waktu dzuhur. Pada saat itu kebetulan Mbah Yunus Tulungagung sedang berada disitu. Keesokan

Gus Miek Sholat di Atas Daun Pohon Mangga

Permalink to Gus Miek Sholat di Atas Daun Pohon Mangga
Saat Gus Miek Diketahui Shalat di Atas Daun Pohon Mangga. Semasa hidupnya, KH Hamim Jazuli atau lebih masyhur dengan sebutan Gus Miek dikenal sebagai ulama karismatik namun juga nyeleneh. Akibatnya membuat beberapa orang merasa penasaran dan bertanya-tanya, diantara orang tersebut adalah seorang warga dari Malang, Jawa Timur. Pranoto Projo, salah seorang putera Gus Miek saat