Artikel Popular

Abu Yazid al-Busthami Dimaki-maki Anjing

Permalink to Abu Yazid al-Busthami Dimaki-maki Anjing
Abu Yazid Al Busthami, ditegur Allah swt melalui seekor anjing kotor dan dekil. Pada suatu hari, Syeikh Abu Yazid al-Busthami sedang menyusuri sebuah jalan sendirian. Tak seorang santri pun diajaknya. Ia memang sedang menuruti kemauan langkah kakinya berpijak; tak tahu ke mana arah tujuan dengan pasti. Maka dengan enaknya ia berjalan di jalan yang lengang nan

Saat Rasulullah Menghembuskan Nafas Terakhir

Permalink to Saat Rasulullah Menghembuskan Nafas Terakhir
Saat Rasulullah Menghembuskan Nafas Terakhir, Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad , Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika Muhamnad Kekasih-Ku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW. Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang

Iblis Menolong Seorang Pemuda Ke Masjid

Permalink to Iblis Menolong Seorang Pemuda Ke Masjid
Kisah Iblis Menolong Seorang Pemuda Ke Masjid, ini bermula ketika seorang pemuda bangun pada awal pagi untuk sholat Subuh di masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju ke masjid. Di pertengahan jalan menuju ke masjid, pemuda tersebut jatuh dan pakaiannya kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu

Pertemuan Kyai Hamid Pasuruan Dengan Nabi Khidir as

Permalink to Pertemuan Kyai Hamid Pasuruan Dengan Nabi Khidir as
Pertemuan Kyai Hamid Pasuruan Dengan Nabi Khidir as, Hikmah dari peristiwa ini adalah, janganlah sampai kita dalam menilai seseorang hanya dari penampilan luar seseorang. Suatu ketika Mbah Kyai Hamid Pasuruan berkata bahwa Nabi Khidir akan datang di kediaman beliau besok pagi hingga waktu dzuhur. Pada saat itu kebetulan Mbah Yunus Tulungagung sedang berada disitu. Keesokan

Wali Allah Punya Karomah Yang Berbeda-beda

Permalink to Wali Allah Punya Karomah Yang Berbeda-beda
Mengenai Karomah para Wali, Berdasarkan kitab Al-Tabaqat al-Kubra karya Imam 'Abdul Rauf al-Munawi r.a. dan juga dalam kitab Mawaqi' al-Nujum karya Syaikh al-Akbar Ibnu 'Arabi r.a. Ada wali yang mampu menyingkap alam gaib, hingga dinding dan kegelapan tidak menghalanginya untuk melihat apa yang dilakukan orang-orang di dalam rumah mereka.

Ibn Faridh, Kumpulan Syair Yang Menyentuh Qolbu

Permalink to Ibn Faridh, Kumpulan Syair Yang Menyentuh Qolbu
Ibn Faridh, Kumpulan Syair Yang Menyentuh Qolbu. Beliau merupakan sufi yang pandai bersyair, syair syairnya merupakan ungkapan perasaan cintanya kepada Ilahi. Cinta Ilahi inilah yang menjadi corak utama dari Sufi Ibnu Faridh, Diantara banyak puisi puisi Ibnu Faridh, salah satu yang mengungkapkan ketersingkapan Kolbunya adalah: O Samiri !  Roh Makkah adalah rohku; Pujilah andaikan kau

Fudhail bin Iyadh, Kisah Hidup Sang Sufi

Permalink to Fudhail bin Iyadh, Kisah Hidup Sang Sufi
Fudhail bin Iyadh berasal pula  dari Khurasan dan meninggal di Mekkah Saudi Arabia, tahun pada 187 H. Sebelumnya Fudhail ibn ‘Iyadh adalah per4mpok dan bertaubat, dan kemudian menjauhi duniawi. Fudhail bin Iyadh pernah berkata, “Andaikan dunia dengan isinya ditawarkan kepadaku. Pasti aku akan menilainya sebagaimana kalian menilai bangkai yang akan mengotori baju ketika kalian melewatinya.”

Dzun Nun al Mishri, Perjalanan Spiritual

Permalink to Dzun Nun al Mishri, Perjalanan Spiritual
Dzun Nun al Mishri , lahir di Akhwim kawasan Mesir Hulu tahun 155 H meninggal pada tahun 245 H. Menurut beberapa riwayat, Dzun Nun al Mishri adalah seorang sufi yang terkenal dengan keluasan ilmunya, kerendahan hatinya, dan budi pekertinya yang baik. Dzun Nun al Mishri cenderung mengaitkan ma’rifat dengan syari’at, seperti katanya berikut: ” Tanda

Harits bin Asad Muhasibi, Amal-amal Kolbu

Permalink to Harits bin Asad Muhasibi, Amal-amal Kolbu
al Harits bin Asad al-Muhasibi, berasal dari Bashra yang meninggal di Baghdad tahun 243 H. Beliau di beri gelar al-Muhasibi karena  suka melangsungkan introspeksi. Harits bin Asad Muhasibi mengarang berbagai kitab yang terkenal salah satu Kitab karyanya , al-Ri’ayah li Huquq al-Insan, salah satu karya Islam yang terindah tentang kehidupan batin. Harits bin Asad Muhasibi,

Wali Paidi 8, Bertemu Nabi Khidir

Permalink to Wali Paidi 8, Bertemu Nabi Khidir
Wali Paidi menyusuri jalan, pergi tanpa arah dan tujuan, dia hanya berjalan dan berjalan. Lupa akan makan dan minum, Wali Paidi pingin menghindari orang orang yg mulai tahu kedudukannya, mulai banyak orang sekarang yang memanggilnya Gus, memanggilnya kiai bahkan ada yg terang-terangan menggangilnya sang Wali. Kehidupan Wali Paidi sekarang tampak ramai, ada saja orang yg